Industri E-Commerce Dapat Berkah dari Transformasi Digital di Era Pemerintahan Jokowi
Pemerintahan Jokowi terbilang punya komitmen dalam percepatan transformasi digital. Salah satunya berdampak besar pada pertumbuhan ecommerce - Halaman all
(InvestorID) 11/10/24 20:59 16320731
JAKARTA, investor.id - Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) mengapresiasi peran pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkomitmen dalam percepatan transformasi digital. Selama 10 tahun pemerintahan Jokowi, transformasi digital semakin melesat dan memiliki dampak besar terhadap e-commerce, pelaku UMKM, hingga konsumen.
"Dukungan pemerintah sangat penting dalam hal ini intinya kementerian antar semua pihak sangat penting dalam menumbuhkan ekonomi digital di Indonesia khususnya e-commerce," ujar Sekjen idEA Budi Primawan, Jumat (10/10/2024).
Budi mengungkapkan, percepatan transformasi digital dapat dilihat dari upaya pemerintah meningkatnya infrastruktur pendukung, jaringan internet sehingga baik penjual ataupun pembeli semakin mudah untuk memanfaatkan ekonomi digital.
Selain itu, pemerintah terus menjaga ruang dialog dengan pelaku e-commerce untuk bersama-sama meningkatkan ekonomi digital Indonesia.
"Kami sangat menghargai keterbukaan dialog antara industri ekonomi digital khususnya e-commerce dengan pemerintah termasuk membahas regulasi yang dilakukan pengawasan, perlindungan konsumen, dan berbagai hal lainnya. Jadi kemitraan dengan pemerintah kami sangat menghargainya," tutur Budi.
Budi menyampaikan, pelaku e-commerce kini semakin menggeliat dengan transformasi digital yang inklusif. Mereka dapat mengembangkan lagi usahanya di berbagai sektor dan bertransformasi lebih dari sekadar marketplace. Peluang pelaku e-commerce pun kian menjanjikan karena luasnya pasar.
Budi menggambarkan, pada tahun 2012 saat berdiri, idEA berisikan hanya 9 perusahaan e-commerce. Namun, pada akhir tahun 2023 idEA sudah mempunyai anggota sekitar 200 perusahaan.
"Bukan cuma marketplace, tapi juga dari e-commerce yang spesifik seperti online travel agent, health tech, juga sektor-sektor industri digital lain yang mendukung seperti pembayaran backbone infrastructure, juga logistik tentunya," papar Budi.
Menurut Budi, pelaku UMKM kini dapat memperluas pasar sehingga produknya atau jasanya bisa mencapai konsumen ke seluruh Indonesia bahkan sampai ke mancanegara. Jumlah UMKM yang bertransformasi ke digital pun terus bertambah.
Pada awal 2020, sebanyak 8 juta UMKM sudah menggunakan digital. Pada akhir 2020, Presiden Joko Widodo mencanangkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan melibatkan anggota idEA. Hal ini mendorong transaski di Indonesia sehingga bisa mempercepat perekonomian melalui e-commerce.
“Dari 8 juta di awal 2020, pada akhir 2020 kita bisa mencapai angka 12 juta yang UMKM online," ucapnya.
Sementara itu, konsumen dapat semakin dimudahkan untuk mendapatkan barang atau jasa yang dicari sehingga roda perekonomian semakin bergerak.
Budi turut mengungkapkan bahwa transformasi digital yang melesat membuat ekonomi digital di Indonesia terus bertumbuh dari tahun ke tahun.
"Nilai ekonomi digital khususnya e-commerce itu (saat ini) bisa mencapai USD 90 miliar," tandasnya.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #program-jokowi-10-tahun #transformasi-digital #idea #e-commerce #umkm #berita-ekonomi-terkini