Bangun Sistem Transportasi Publik Terintegrasi Dinilai Jadi Solusi Jitu Kemacetan Jakarta

Bangun Sistem Transportasi Publik Terintegrasi Dinilai Jadi Solusi Jitu Kemacetan Jakarta

Pramono Anung menegaskan bahwa kemacetan di Jakarta tidak hanya bisa diselesaikan dengan memperbanyak jalan raya atau flyover. - Halaman all

(InvestorID) 14/10/24 11:07 16441646

JAKARTA, investor.id - Masalah kemacetan di Jakarta sudah menjadi isu yang sangat serius selama bertahun-tahun. Keterbatasan lahan, dipadukan dengan pertumbuhan volume kendaraan yang pesat, semakin memperumit pengembangan jalan-jalan baru.

Oleh karena itu, alternatif paling efektif yang dapat diambil adalah membangun sistem transportasi umum yang handal, layak, dan ekonomis, serta mampu menjangkau hingga ke daerah-daerah penyangga. 

Ide ini disuarakan oleh Pramono Anung, calon gubernur Jakarta nomor urut tiga, dalam debat pertama Pilkada Jakarta. Ia menilai, pentingnya integrasi transportasi Jakarta dengan area penyangga. 

Sebelumnya, Pramono Anung menegaskan bahwa kemacetan di Jakarta tidak hanya bisa diselesaikan dengan memperbanyak jalan raya atau flyover, tetapi dengan membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi secara menyeluruh. 

Menurut Pramono, transportasi publik di Jakarta harus memiliki daya jangkau yang luas, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Inilah cara agar mobilitas masyarakat dapat lebih efisien dan meng 

Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno mengungkap inti dari solusi kemacetan di Jakarta adalah memastikan transportasi publik dapat menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk daerah penyangga. 

"Sistem transportasi publik yang handal harus mencakup seluruh wilayah metropolitan Jakarta, terutama area penyangga, karena sebagian besar warga yang bekerja di Jakarta tinggal di wilayah ini. Dengan jangkauan yang luas, akan ada lebih banyak pilihan transportasi bagi masyarakat dan mereka tidak perlu lagi bergantung pada kendaraan pribadi," jelas Djoko kepada media pada Jumat (11/10/2024). 

Saat ini, transportasi publik di Jakarta telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama dengan adanya TransJakarta, MRT, dan LRT. Namun, jangkauannya masih terbatas di dalam kota, dan belum optimal menjangkau wilayah penyangga. 

Salah satu kelemahan sistem transportasi Jakarta saat ini adalah ketidakmampuannya dalam menyediakan aksesibilitas yang merata. Pasalya, banyak warga di area penyangga yang masih harus menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai titik transportasi umum, dan ini mengakibatkan kemacetan tetap tinggi. 

Menurut Djoko, integrasi antarmoda transportasi yang lebih baik menjadi sangat penting. Menurutnya, setiap moda transportasi harus saling terhubung dengan mudah agar perjalanan masyarakat lebih efisien. 

Transportasi umum harus terintegrasi dengan baik antara satu moda dengan moda lainnya. Misalnya, dari LRT ke MRT, lalu ke TransJakarta, harus bisa dilakukan dengan mulus tanpa hambatan yang berarti.   

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #kemacetan-jakarta #transportasi-publik #pramono-anung #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/376523/bangun-sistem-transportasi-publik-terintegrasi-dinilai-jadisolusi-jitu-kemacetan-jakarta