Prasarana Transportasi Massal Butuh Dukungan Swasta
Kemenhub mendorong pihak swasta untuk bekerjasama dengan BUMN dalam pengembangan prasarana transportasi massal khususnya pada kawasan TOD. - Halaman all
(InvestorID) 14/10/24 17:05 16460902
JAKARTA, investor.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong pihak swasta untuk bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pengembangan prasarana transportasi massal khususnya pada kawasan transit oriented development (TOD).
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan perbaikan Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, melalui peningkatan standar pelayanan minimum (SPM) merupakan hasil kerja sama BUMN dengan pihak swasta untuk mengembangkan prasarana transportasi umum massal.
Ia berharap kerja sama ini mampu meningkatkan pelayanan dan kenyamanan sehingga masyarakat semakin tertarik untuk menggunakan transportasi umum massal perkotaan, khususnya KRL Commuter Line.
“Tentu perbaikan di Jurangmangu ini kita apresiasi karena dengan semakin terhubung, semakin nyaman, minat untuk menggunakan angkutan massal perkotaan semakin bangkit dan tentu akan semakin banyak masyarakat yang berkunjung ke Bintaro,” kata Budi Karya dalam keterangan rilisnya dikutip Senin (14/10/2024).
Kerja sama Peningkatan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Stasiun Jurangmangu dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI dengan PT Jaya Real Property (JRP) yang merupakan pengembang kawasan mandiri Bintaro Jaya, dengan didukung oleh Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Adapun peningkatan standar pelayanan minimum Stasiun Jurangmangu ini meliputi penambahan escalator dan lift, re-fasade bangunan stasiun, interior fasilitas pelayanan, penataan area parkir, serta penataan gerbang utama Stasiun Jurangmangu.
Menhub juga mendorong kerja sama serupa dapat dilakukan di kawasan lainnya, terutama untuk mendukung kawasan transit oriented development (TOD). “Kalau ada lagi di Stasiun Sudimara, Rawabuntu, misalnya, ajak kembali swasta untuk mengembangkan sehingga stasiun sebagai pusat transportasi yang terhubung dengan kegiatan ekonomi dan mendukung pusat kegiatan bisnis,” jelasnya.
Dalam satu dekade terakhir, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan fokus pada pembangunan simpul transportasi, termasuk stasiun TOD. Tujuannya untuk meningkatkan efisiensi mobilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi di sekitar stasiun, serta mengurangi kemacetan.
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo menyampaikan, peningkatan SPM ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah termasuk kualitas pelayanan bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat pelanggan pengguna Stasiun Jurangmangu.
“Harapan kami dengan peningkatan SPM ini maka stasiun Jurangmangu akan berkembang maju seirama dengan perkembangan kawasan di Bintaro dan akan meningkatkan antusiasme masyarakat untuk menggunakan kereta api,” ujarnya.
Editor: Heru Febrianto (Heru.Djaafar@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #stasiun-krl #krl-commuter-line #transit-oriented-development-tod #kementerian-perhubungan #pt-kai #pt-jaya-real-property #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/business/376570/prasarana-transportasi-massal-butuh-dukungan-swasta