Empat Ketum Parpol Masuk Radar Menteri Prabowo, Siapa Saja?

Empat Ketum Parpol Masuk Radar Menteri Prabowo, Siapa Saja?

Sejumlah ketua umum dan mantan ketua umum parpol dipanggil Prabowo ke Kertanegara. Pemanggilan mereka bersamaan dengan pemanggilan calon menteri. Halaman all

(Kompas.com) 15/10/24 07:52 16485801

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto memanggil sejumlah nama untuk datang ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024) kemarin.

Nama-nama tersebut santer dikabarkan akan dipilih Prabowo sebagai menteri di bawah komandonya. Dari puluhan nama yang hadir, nampak ketua-ketua umum partai politik (parpol) juga masuk radar.

Uniknya selain partai koalisi, Prabowo juga mengajak ketua umum parpol lain yang sebelumnya merupakan rival di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Berikut ini empat nama ketua umum partai politik yang dipanggil Prabowo ke Kertanegara, kemarin.

Antara Foto / Aprillio Akbar Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra (kiri) dan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (kanan) melambaikan tangan saat tiba di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). Presiden terpilih Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh yang diyakini bakal menjadi calon menteri/kepala lembaga negara untuk pemerintahan baru ke depan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/sgd/agr

1. Bahlil Lahadalia

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menjadi salah satu sosok yang hadir di kediaman Prabowo, Senin sore.

Usai bertemu Prabowo, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini mengaku bakal kembali menjadi menteri di pemerintahan baru.

Bahlil menyebutkan, jabatan yang akan ia emban tidak jauh berbeda dengan sektor yang ia tangani selama lima tahun terakhir.

"Ya (kursi menteri) tidak jauh jauh dari apa yang sudah saya lakukan selama hampir 5 tahun ini," kata Bahlil usai bertemu Prabowo.

Akan tetapi, Bahlil tidak mengungkapkan posisi yang akan ia isi pada kabinet Prabowo mendatang.

Golkar sendiri diketahui merupakan partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang turut mengusung Prabowo-Gibran di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

KOMPAS.com/ Tatang Guritno Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).

2. Agus Harimurti Yudhoyono

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono juga menjadi salah satu sosok yang dipanggil Prabowo kemarin.

Sama seperti Golkar, Demokrat merupakan partai koalisi yang bergabung mendukung Prabowo-Gibran.

AHY menjelaskan, ia kembali diminta untuk gabung di kabinet mendatang.

“Saya sendiri diminta untuk bisa menjalankan peran yang strategis ke depan,” ujar AHY setelah pertemuannya dengan Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Senin (14/10/2024).

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) ini mengaku siap menjalankan tugas-tugas yang diberikan oleh Prabowo.

Meski demikian, AHY enggan merinci posisi kementerian yang akan diisinya. Ia hanya menyebutkan bahwa Prabowo telah mengajaknya berdiskusi mengenai sumber daya manusia (SDM).

"Biar beliau sendiri yang akan mengumumkan, menjelaskan, tetapi beliau ingin pembangunan ke depan semakin sukses. Pembangunan itu fisik maupun SDM,” tuturnya.

Antara Foto / Aprillio Akbar Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melambaikan tangan saat tiba di kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). Presiden terpilih Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh yang diyakini bakal menjadi calon menteri/kepala lembaga negara untuk pemerintahan baru ke depan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/sgd/agr

3. Zulkifli Hasan

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan turut masuk ke dalam radar menteri Prabowo, usai terlihat di Kertanegara kemarin.

Zulhas enggan mengungkapkan pos kementerian yang akan dipimpinnya lima tahun ke depan.

Dia juga enggan menjawab ketika ditanya apakah akan kembali menjabat sebagai Menteri Perdagangan seperti pada kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Bidangnya nanti Pak Prabowo yang akan menyampaikan,” ucap Zulhas.

Ia hanya mengungkapkan bahwa salah satu topik yang dibahas dengan Prabowo adalah swasembada pangan.

"Ya paling tidak Pak Prabowo sudah lama ingin. Kita tidak punya waktu yang panjang, waktunya pendek kan, agar kita bisa swasembada pangan, agar kita bisa menjadi negara maju di 2045,” kata Zulhas.

KOMPAS.com/ Tria Sutrisna Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).

4. Muhaimin Iskandar

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar turut hadir di Kertanegara. Ia merupakan satu-satunya Ketua Umum partai di luar koalisi yang diduga akan mendapat kursi menteri di kabinet baru.

Usai bertemu Prabowo, pria yang karib disapa Cak Imin ini menyatakan, kader-kader PKB siap ditugaskan mengisi posisi menteri apapun pada kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

“Dengan hari ini diundang berarti PKB akan memperkuat tim Pak Prabowo di dalam pemerintahan yang akan datang,” kata Muhaimin, Senin.

Calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2024 ini pun menyerahkan keputusan soal jatah menteri PKB kepada Prabowo.

“Ya nanti siapapun (yang ditunjuk), nanti Pak Prabowo langsung yang akan sampaikan pada saatnya,” ujar Cak Imin.

Di Pilpres 2024 lalu, PKB diketahui mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin. Namun, setelah pilpres usai, PKB menyatakan dukungan ke pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.

5. Yusril Ihza Mahendra

Selain empat ketua umum, ada pula satu mantan ketua umum yang juga dipanggil Prabowo ke Kertanegara, yaitu mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra.

Yusril mengungkapkan, ia diminta Prabowo untuk menjabat sebagai menteri koordinator pada masa pemerintahan mendatang. Kementerian koordinator yang dijabatnya akan mengampu persoalan dibidang hukum dan juga hak asasi manusia (HAM).

“Jadi bidang yang beliau ditugaskan itu adalah bidang saya sendiri sebenarnya. Terkait di bidang hukum dan hak asasi manusia,” ujar Yusril usai bertemu Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/11/2024).

Dalam kesempatan itu, Yusril menegaskan bahwa Kementerian Hukum dan HAM akan menjadi kementerian koordinator. Sedangkan kementerian/lembaga di bawahnya terkait dengan keimigrasian hingga lembaga pemasyarakatan.

“Imigrasi yang juga akan keluar dari Kementerian Hukum dan HAM, dan kemudian lembaga pemasyarakatan juga akan keluar, Itu dibuat koordinasi oleh Kementerian Koordinator Hukum dan HAM,” pungkasnya.

#prabowo #agus-harimurti-yudhoyono #zulkifli-hasan #muhaimin-iskandar #yusril-ihza-mahendra #menteri-prabowo #bahlil-lahadalia #kabinet-prabowo-2024 #kabinet-prabowo

https://nasional.kompas.com/read/2024/10/15/07520691/empat-ketum-parpol-masuk-radar-menteri-prabowo-siapa-saja