Lebanon Secara Resmi Adukan Penyerangan Atas UNIFIL ke DK PBB
Pemerintah Lebanon secara resmi mengajukan keluhan resmi kepada DK PBB atas serangan terhadap UNIFIL. - Halaman all
(InvestorID) 15/10/24 09:56 16493412
BEIRUT, investor.id – Pemerintah Lebanon secara resmi mengajukan keluhan resmi kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) atas serangan terhadap misi pasukan perdamaian PBB di Lebanon UNIFIL. Mereka juga mengeluhkan soal berulangnya serangan Israel.
Utusan Lebanon untuk PBB di New York mengajukan keluhan kepada DK PBB dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres atas perintah Menteri Luar Negeri Abdullah Bou Habib, lapor pejabat kantor berita nasional Lebanon.
"(Serangan itu) preseden buruk dan pelanggaran nyata hukum internasional," kata utusan diplomatik Lebanon itu, seperti dikutip pada Selasa (15/10/2024). Pihaknya menilai serangan ini membahayakan misi PBB di Lebanon.
Otoritas Lebanon juga mendesak sikap tegas DK PBB atas serangan yang dinilai sebagai kejahatan perang. Lebanon meminta pertanggungjawaban Israel atas pelanggarannya untuk mencegah hal itu tidak terulang kembali.
Tank-tank Israel pada Minggu (13/10/2024) memaksa masuk ke salah satu lokasi UNIFIL. Ini adalah serangan terbaru dalam serangkaian pelanggaran dan serangan oleh militer Israel (IDF), yang melukai beberapa pasukan penjaga perdamaian.
Pekan lalu, empat penjaga perdamaian UNIFIL terluka akibat serangan Israel di pos mereka di Lebanon selatan.
UNIFIL dibentuk pada 1978 sebagai pasukan sementara untuk membantu memulihkan perdamaian di kawasan dan memastikan penarikan Israel dari Lebanon.
Israel melakukan serangan udara besar -besaran di Lebanon dengan dalih menargetkan Hizbullah sejak 23 September 2024, menewaskan sedikitnya 1.542 orang, melukai lebih dari 4.555 lainnya dan menggusur lebih dari 1,34 juta orang.
Serangan udara tersebut adalah eskalasi dari perang lintas batas selama setahun antara Israel dan Hizbullah sejak awal serangannya di Jalur Gaza, yang disebut pembalasan atas serangan Hamas.
Meskipun mendapat peringatan internasional bahwa Timur Tengah berada di ambang perang regional di tengah serangan tanpa henti Israel terhadap Gaza dan Lebanon, Israel tetap memperluas konflik dengan meluncurkan serangan darat ke Lebanon selatan pada 1 Oktober 2024.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #lebanon #unifil #dk-pbb #israel #pasukan-perdamaian #pasukan-perdamaian-pbb #berita-ekonomi-terkini