Terbaru, Urutan dalam Memilih Saham Bank

Terbaru, Urutan dalam Memilih Saham Bank

Rating untuk sektor bank adalah overweight. Saham bank mana yang harus dipilih terlebih dahulu? Apakah BBRI, BBNI, BMRI, atau BBTN? - Halaman all

(InvestorID) 15/10/24 15:26 16511734

JAKARTA, investor.id – Laba bank sepanjang Januari-September 2024 bakal sesuai atau sedikit di atas ekspektasi, yang ditopang oleh kinerja solid selama Januari-Agustus 2024. Laba (bank only) BCA (BBCA), BRI (BBRI), dan Bank Mandiri (BMRI) pada Januari-Agustus sedikit di atas tren historis.

Sedangkan laba bank kecil hingga menengah pada periode yang sama sedikit di bawah normal, tapi ada potensi percepatan pada September. Hal itu didorong oleh ekspansi margin bunga bersih (net interest margin/NIM) karena penurunan biaya dana (cost of fund/CoF) dan peningkatan likuiditas setelah penurunan suku bunga BI.

Laba (bank only) sepanjang Januari-Agustus 2024 meningkat 6,7% yoy dari 5,7% yoy pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sedikit penurunan biaya kredit, terutama di antara bank besar (Big-4).

BBCA mencatat pertumbuhan laba tercepat, naik 13,5% yoy selama Januari-Agustus 2024 dibandingkan Januari-Juli 2024 yang sebesar 12,4% yoy. Sedangkan BBRI mengalami percepatan pertumbuhan laba, naik ke 4% yoy dari 1,8% yoy seiring penurunan biaya kredit (cost of credit/CoC).

“Namun, bank kecil hingga menengah seperti BBTN dan Bank BJB (BJBR) memiliki performa di bawah industri, seiring penurunan NIM akibat kenaikan CoF,” tulis analis RHB Sekuritas, Andrey Wijaya dan David Chong dalam risetnya.

Meski pertumbuhan kredit melambat dan NIM stabil secara bulanan pada Januari-Agustus 2024, pertumbuhan laba operasi pra-pencadangan (pre-provisioning operating profit/PPOP) sedikit meningkat menjadi 7,8% yoy dibandingkan Januari-Juli 2024 yang sebesar 7,7% yoy.

Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan non-II pada Januari-Agustus 2024. BBRI memimpin dengan pertumbuhan PPOP terkuat sebesar 15,8% yoy. Diikuti, BBCA dan BMRI yang masing-masing sebesar 12,2% dan 6,6% yoy.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Adapun pertumbuhan kredit sektor perbankan sepanjang Januari-Agustus 2024 melambat menjadi 12,9% yoy dibandingkan Januari-Juli 2024 yang sebesar 13,8% yoy. Namun, itu masih di atas target manajemen.

Hampir semua bank, kecuali BBCA, mengalami perlambatan pertumbuhan bulanan. Sedangkan BMRI memimpin dengan pertumbuhan kredit tercepat sebesar 22,6% yoy dibandingkan rata-rata di sektornya yang sebesar 12,9% yoy.

Sementara itu, pemotongan suku bunga BI belum berdampak pada CoF bulan Agustus karena ada jeda waktu. “Kami perkirakan pemotongan suku bunga BI tambahan sebesar 50 bps pada akhir tahun dan 100 bps pada 2025, yang dapat memperluas NIM,” jelas Andrey.

Menurut dia, bank dengan likuiditas lebih ketat bakal lebih diuntungkan dari ekspansi NIM ini selama tren penurunan suku bunga BI.

RHB mempertahankan rating O/W (overweight) untuk sektor bank. Urutan prioritas terbaru, yaitu BRI (BBRI), BNI (BBNI), Bank Mandiri (BMRI), dan BTN (BBTN).

Rekomendasi untuk saham-saham bank tersebut adalah buy. Target harga saham BBRI sebesar Rp 5.900, BBNI Rp 6.220, BMRI Rp 8.100, dan BBTN Rp 1.570.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-bank #bbri #bbni #bmri #bbtn #bri #bni #bank-mandiri #btn #rhb #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376677/terbaru-urutan-dalam-memilih-saham-bank