Ketika Prabowo Akomodasi Partai Non Parlemen dalam Kabinetnya....
Ada satu kader PSI yang dipanggil Prabowo sebagai calon Menteri. Sedangkan sebagai calon wakil menteri ada kader Partai Gelora, Prima, Garuda, dan PSI Halaman all
(Kompas.com) 16/10/24 07:13 16539265
JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra dan Golkar paling banyak mendapatkan jatah kursi di kabinet yang akan dibentuk Presiden RI terpilih Prabowo Subianto. Hal itu diketahui berdasarkan dua hari proses pemanggilan terhadap calon menteri dan wakil menteri atau kepala badan, yakni pada 14-15 Oktober 2024.
Jika dijumlahkan, ada 14 kader Gerindra yang dipanggil sebagai calon menteri dan wakil menteri. Sedangkan dari Golkar ada 11 orang yang datang ke kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan.
Namun, Prabowo juga mengakomodasi partai politik (parpol) pendukungnya meskipun tidak masuk ke Parlemen atau non parlemen. Terbukti, ada satu kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipanggil sebagai calon menteri, yakni Raja Juli Antoni.
Kemudian, sejumlah parpol yang berkeringat untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, diakomodasi sebagai calon wakil menteri atau kepala badan.
Pada proses pemanggilan calon wakil menteri atau kepala badan, Selasa (15/10/2024), terlihat kader Partai Gelora, Priima, Garuda, dan PSI yang dipanggil oleh Prabowo.
Diketahui, Gelora, Prima, Garuda, dan PSI adalah empat parpol yang mendukung Prabowo-Gibran sejak proses pencalonan. Ketiganya tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang juga berisikan Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Menariknya, tak hanya partai yang sejak awal berkeringat memenangan Prabowo-Gibran yang berusaha diakomodasi dalam kabinet, partai yang bergabung setelah penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI juga bakal menjadapatkan jatah kursi di kabinet.
Sebut saja Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dua kadernya dipanggil Prabowo sebagai calon menteri. Sedangkan sebagai calon wakil menteri hanya satu orang yang dipanggil.
Kemudian, ada Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Meskipun tak lolos ke Parlemen, partai berlambang kabah itu sepertinya bakal diakomodasi Prabowo dalam kabinet.
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Mardiono diketahui mendatangi Kertanegara saat Prabowo memanggil para calon wakil menteri atau ketua badan pada Selasa kemarin.
Berdasarkan rangkuman Kompas.com, berikut daftar calon menteri dari parpol tidak lolos ke parlemen tetapi tetap dipanggil Prabowo pada 14 Oktober 2024:
PSI:
- Raja Juli Antoni
Berikut daftar calon wakil menteri atau kepala badan berasar dari parpol yang dipanggil Prabowo pada 15 Oktober 2024:
Gelora:
- Anis Matta
- Fahri Hamzah
Prima:
- Agus Jabo Priyono
Garuda:
- Ahmad Ridha Sabana
PPP:
- Mardiono
PKP:
- Diaz Hendropriyono.
Namun, nama-nama yang dipanggil sebagai calon menteri dan wakil menteri atau kepala badan tersebut masih mungkin terjadi penambahan.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, masih ada dinamika terkait calon menteri dan wakil menteri pada pemerintahan Prabowo Subianto.
"Ya pada hari ini jadi pemanggilan atau mengundang wakil menteri dan kepala badan sudah kita selesaikan, mungkin masih ada satu-dua nanti yang dinamis sampai dengan tanggal 18 atau terakhir 19," kata Dasco di kediaman Prabowo, Selasa.
"Itu mungkin masih ada beberapa pertimbangan-pertimbangan,” ujarnya lagi.
Tetapi, Dasco tidak menjawab tegas apakah rentang waktu hingga 19 Oktober ini dimaksudkan untuk menunggu pertemuan antara Prabowo dengan Ketua Umum PDI-P Prabowo Subianto.
Diketahui, Prabowo dan Megawati direncanakan bakal bertemu dalam waktu dekat. Tepatnya, sebelum Prabowo dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024.
#prabowo #menteri-prabowo #kabinet-prabowo-gibran #kabinet-prabowo #calon-menteri-prabowo #calon-menteri-prabowo-non-parpol #calon-wamen #calon-wakil-menteri-prabowo