Ketua RT Ungkap Kendala Hidran Tak Berfungsi Bikin Kebakaran di Tambora Sulit Dipadamkan

Ketua RT Ungkap Kendala Hidran Tak Berfungsi Bikin Kebakaran di Tambora Sulit Dipadamkan

Kebakaran di Tambora sulit ditangani karena hidran tak berfungsi. Ketua RT mengungkapkan bahwa permintaan pengadaan hidran belum difasilitasi. Halaman all

(Kompas.com) 16/10/24 09:58 16544100

JAKARTA, KOMPAS.com – Sanusi (54), Ketua RT 08/02 Tambora, Jakarta Barat, menceritakan kurangnya hidran menjadi salah satu penyebab kebakaran di Jalan Kalianyar IV, Tambora, sulit ditangani sejak awal.

"Sebenarnya kalau di Tambora itu, yang kurang itu hidran. Hidrannya ada, tapi tidak berfungsi sama sekali," kata Sanusi di RS Polri Kramat Jati, Selasa (15/10/2024).

Sanusi menjelaskan, saat terjadi kebakaran, petugas mengalami kesulitan mencari sumber air.

"Sudah bertahun-tahun itu hidran kayaknya enggak berfungsi," ucap Sanusi.

Menurut Sanusi, pihaknya pernah mengajukan pengadaan hidran untuk lingkungannya, namun hingga kini belum difasilitasi.

"Sudah pernah mengajukan secara resmi. Cuma alasannya dari PAM itu memang airnya tidak ada," tambah Sanusi.

Diketahui, kebakaran melanda bangunan kontrakan di Jalan Kalianyar IV, Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (15/10/2024) dini hari.

Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifuddin, mengatakan bahwa lima orang tewas akibat kebakaran ini.

"Ada lima orang tewas," ucap Syarifuddin saat dikonfirmasi pada Selasa pagi.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 01.23 WIB. Sebanyak 22 unit dengan total 110 personel dikerahkan untuk memadamkan api.

"Baru bisa kami lokalisir sekitar pukul 07.02 WIB," kata Syarifuddin.

#tambora-jakarta #kebakaran-tambora #korban-kebakaran-tambora-tewas #kebakaran-rumah-di-tambora

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/16/09580271/ketua-rt-ungkap-kendala-hidran-tak-berfungsi-bikin-kebakaran-di-tambora