BI Proyeksi Rupiah Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global
BI memperkirakan nilai tukar rupiah akan stabil, didukung imbal hasil yang masih menarik, inflasi rendah, dan pertumbuhan ekonomi yang kuat. - Halaman all
(InvestorID) 16/10/24 15:30 16555504
JAKARTA, investor.id – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengaku, nilai tukar rupiah pada Oktober 2024, melemah sebesar 2,82% (ptp) dari bulan sebelumnya.
Menurut dia, faktor utamanya dipengaruhi oleh peningkatan ketidakpastian global akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Kendati begitu, nilai tukar Rupiah terdepresiasi sebesar 1,17% jika dibandingkan dengan level akhir Desember 2023. Angka ini lebih baik dibandingkan dengan pelemahan Peso Filipina, Dolar Taiwan, dan Won Korea yang masing-masing terdepresiasi sebesar 4,25%, 4,58%, dan 5,62%.
“Ke depan, nilai tukar rupiah diperkirakan stabil sejalan dengan menariknya imbal hasil, rendahnya inflasi, dan tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian,” ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Oktober 2024 di Gedung Thamrin, BI pada Rabu (16/10/2024).
Perry menambahkan, seluruh instrumen moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI.
Hal ini dilakukan untuk memperkuat efektivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk modal asing dan mendukung penguatan nilai tukar rupiah.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #rupiah #nilai-tukar-rupiah #proyeksi-rupiah #inflasi #bank-indonesia-bi #perry-warjiyo #rdg-bi #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/376830/bi-proyeksi-rupiah-tetap-stabil-di-tengah-ketidakpastian-global