KBRI Beijing Buka Jalan China Perluas Bisnis di Indonesia
Indonesia, lewat Kedutaan Besar RI (KBRI) Beijing, membuka jalan investor asal China untuk memperluas bisnisnya di Indonesia. - Halaman all
(InvestorID) 17/10/24 20:05 16616947
QINGDAO, investor.id – Indonesia, lewat Kedutaan Besar RI (KBRI) Beijing, membuka jalan investor asal China untuk memperluas bisnisnya di Indonesia. Kali ini, para pengusaha dari Shandong selaku provinsi dengan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) ke-3 terbesar di China menjadi sasarannya.
Hal ini ditekankan Duta Besar RI untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun di Qingdao, Provinsi Shandong, China pada Rabu (16/10/2024).
"Sebagai provinsi dengan PDB terbesar ketiga di China, saya yakin Shandong menawarkan banyak potensi bagi Indonesia. Beberapa menteri dari Indonesia telah menyaksikan potensi ini selama kunjungan mereka ke Qingdao," paparnya, lewat keterangan resmi yang dirilis Kamis (17/10/2024).
Hal tersebut disampaikannya Forum Bisnis bertema "Mendorong Kerja Sama Ekonomi yang Lebih Kuat antara Indonesia-China" yang diselenggarakan oleh KBRI Beijing. Forum ini dihadiri sekitar 50 perusahaan di Shandong dan sekitarnya, membahas bisnis di bidang energi hijau, bioteknologi, farmasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI), otomotif, makanan, pertanian, dan lainnya.
"Menteri Perhubungan Indonesia telah mengamati teknologi kereta cepat cepat dengan teknologi otonomisasi sementara Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia juga telah mengunjungi perusahaan produk perikanan di Shandong," imbuhnya.
Dubes tersebut mengatakan, KBRI Beijing berupaya memperluas jaringan dengan banyak bisnis dan industri di Provinsi Shandong.
"Saya juga mencatat Qingdao terus memprioritaskan investasi pada infrastruktur, industri teknologi tinggi, dan industri strategis yang sedang berkembang. Kami berharap dapat bekerja sama untuk mengeksplorasi kolaborasi di bidang ini," kata Dubes.
Menurut data yang disampaikannya, pada 2023 volume perdagangan bilateral Indonesia-China mencapai US$ 139,41 miliar dengan surplus dari sisi Indonesia. Sementara pada periode Januari hingga Agustus 2024, nilai perdagangan Indonesia telah mencapai US$ 92,7 miliar. Angka ini melonjak 15% dibandingkan periode yang sama pada 2023.
Pemerintah China juga tercatat sebagai sumber investasi terbesar kedua di Indonesia. Pada 2023, investasi dari China mencapai U$ 7,4 miliar dan diikuti investasi dari Hong Kong sebesar US$ 6,5 miliar. Jika dibandingkan dengan nilai investasi pada 2014 yang hanya US$ 800 juta, artinya investasi China telah berlipat ganda dan meluas di berbagai bidang.
"Pada Minggu (20/10/2024), Indonesia akan memiliki pemimpin baru, Prabowo Subianto. Sebelum pelantikannya, saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan presiden terpilih, Prabowo Subianto telah bertemu dengan Presiden (China) Xi Jinping di Beijing untuk memastikan kelanjutan kerja sama dengan China," ucap Dubes Djauhari.
Seperti Presiden Joko Widodo, Prabowo Subianto juga melihat China sebagai mitra kunci Indonesia.
"Lebih banyak fokus akan diberikan pada ekonomi, perdagangan, pertanian, dan pengentasan kemiskinan. Indonesia berharap China dapat berbagi praktik terbaik di bidang ini. Karena itu, saya yakin kerja sama ekonomi yang kuat dengan China akan terus berkembang, termasuk dengan para pebisnis dari provinsi Shandong," terangnya.
Selain itu, Dubes Djahari mengatakan Indonesia juga memainkan peran penting di ASEAN yang memiliki populasi sekitar 600 juta orang.
"Kita harus berpikir apa yang akan terjadi dengan China, Indonesia dan ASEAN pada 10-20 tahun ke depan, tentu akan ada perubaha geoekonomi. Pemerintah baru juga berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang kondusif untuk investasi, perdagangan dan pariwisata. Saya menantikan kedatangan Anda di Indonesia," pungkasnya.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #djauhari-oratmangun #kerja-sama-indonesia-china #investor-china #investasi-china-di-indonesia #asean #china #kbri-beijing #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/international/377037/kbri-beijing-buka-jalan-china-perluas-bisnis-di-indonesia