Contoh Surat Pemecahan Sertifikat Tanah

Contoh Surat Pemecahan Sertifikat Tanah

Untuk mengajukan surat pemecahan sertifikat tanah, kamu atau pemohon harus memenuhi persyaratan berikut.

(MedCom) 17/10/24 20:08 16618862

Jakarta: Surat pemecah sertifikat tanah merupakan salah satu dokumen penting yang harus kamu serahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN). Surat ini digunakan untuk meminta pemisahan atau penggabungan bidang tanah yang tercantum dalam sertifikat tanah.

Surat ini dapat kamu gunakan dengan tujuan untuk membagi satu bidang tanah menjadi beberapa bagian dengan masing-masing memiliki sertifikat yang berbeda. Berikut contoh surat pemecah sertifikat tanah untuk kamu dikutip dari beberapa sumber.

Persyaratan pengajuan pemecahan sertifikat tanah

Untuk mengajukan pemecahan sertifikat tanah, kamu atau pemohon harus memenuhi persyaratan berikut.
  1. Asli sertifikat hak milik (HM), hak guna bangunan (HGB), atau hak pakai (HP)
  2. Surat pernyataan pemisahan dan penggabungan
  3. Surat ukur atau gambar situasi
  4. Fotokopi KTP

Prosedur pengajuan pemecahan sertifikat tanah

Setelah mengumpulkan persyaratan, kamu bisa mengikuti prosedur pengajuan pemecahan sertifikat tanah yang dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu:

1. Mengisi formulir permohonan pemecahan sertifikat tanah

Formulir ini dapat diperoleh dari instansi terkait atau diunduh dari internet. Formulir permohonan harus diisi dengan lengkap dan ditandatangani di atas meterai.
Baca juga: Cara, Syarat dan Biaya Pecah Sertifikat Tanah

2. Melengkapi persyaratan pengajuan

Persyaratan pengajuan pemecahan sertifikat tanah meliputi sertifikat tanah asli, surat pernyataan pemisahan dan penggabungan, surat ukur atau gambar situasi, dan fotokopi KTP.

3. Mengajukan permohonan ke instansi terkait

Permohonan pemecahan sertifikat tanah dapat diajukan melalui kantor BPN setempat.
Pemeriksaan berkas permohonan. Instansi terkait akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan berkas permohonan. Jika terdapat berkas yang kurang atau tidak sesuai, pemohon akan diminta untuk melengkapinya.

4. Proses pemecahan sertifikat tanah

Setelah berkas permohonan dinyatakan lengkap dan sah, instansi terkait akan memproses pemecahan sertifikat tanah. Proses ini meliputi pengukuran ulang bidang tanah, pembuatan surat ukur baru, dan penerbitan sertifikat tanah baru.

5. Pengambilan sertifikat tanah baru

Setelah sertifikat tanah baru selesai dibuat, pemohon dapat mengambilnya di instansi terkait.

Contoh surat pemecahan sertifikat tanah

Didalam surat ini berisi beberapa hal seperti berikut ini:

Kepada Yth,…………………………

Dengan hormat

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama……….

Umur…………..

Pekerjaan………..

No KTP…………….

Alamat……………

No telepon/Hp………..

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri/ bertindak sebagai kuasa dari

Nama…………..

Pekerjaan…………….

Alamat…………….

No Tlp/Hp………..

Berdasarkan surat kuasa tertanggal……………………….

Nomor……………..

Dengan ini mengajukan permohonan pemecahan sertifikat hak milik atas tanah No.................., yang terletak di Jalan............., RT........, RW........, Kecamatan........., Kelurahan........, Kota Administrasi ......... menjadi beberapa bidang dengan luas masing-masing sesuai dengan surat ukur terlampir.Sebagai kelengkapan permohonan, bersama ini disertakan:

Asli Sertifikat Hak Milik (HM) No.
Surat Pernyataan Pemisahan dan Penggabungan
Surat Ukur / Gambar Kondisi No:
Fotokopi KTP Pemohon
Fotokopi Akta Jual Beli (jika ada)
Demikian surat permohonan ini saya buat untuk dapat dibenarkan sebagaimana mestinya.

Jakarta………………

Hormat saya

Nama Pemohon

Tanda Tangan

Surat di atas adalah format umum yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Pastikan semua informasi yang diperlukan dicantumkan dan dokumen pendukung dilampirkan sesuai ketentuan dari Kantor Pertanahan setempat. (Ridini Batmaro)


dan followChannel WhatsApp Medcom.id

(KIE)

#pecah-sertifikat-tanah #contoh-surat-pemecahan-tanah #contoh-pecah-sertifikat-tanah #sertifikat-tanah-asli #sertifikat-tanah

https://www.medcom.id/properti/tips-properti/1bVr40Lb-contoh-surat-pemecahan-sertifikat-tanah