Tak Lagi Jadi Menteri, Muhadjir Bakal Kembali Mengajar di Kampus

Tak Lagi Jadi Menteri, Muhadjir Bakal Kembali Mengajar di Kampus

Setelah tak lagi menjabat, Muhadjir Effendy rencanakan kembali ke dunia akademis dan bimbing disertasi mahasiswa. Halaman all

(Kompas.com) 17/10/24 22:39 16620870

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) di kabinet Joko Widodo-Ma\'ruf Amin, Muhadjir Effendy mengungkapkan rencana masa depannya.

Dalam acara pelepasan jabatannya, Muhadjir menegaskan, ia akan kembali ke dunia akademis sesuai dengan latar belakangnya sebagai pengajar.

“Rencana ke depan banyak, tapi karena saya orang kampus, utama akan kembali ke kampus," kata Muhadjir usai peluncuran buku "Jejak Bakti Untuk Negeri: Muhadjir Effendy" di Menara Danareksa, Jakarta, Kamis (17/10/2024).

"Namun, saya sudah tidak bisa banyak mengajar, hanya akan membimbing disertasi 1-2 mahasiswa saja,” lanjut Muhadjir.

Acara perpisahan tersebut juga diadakan bedah buku sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya selama menjabat sebagai Menko PMK.

Enam buku ditulis oleh berbagai kalangan, termasuk akademisi dari Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Negeri Malang, serta rekan-rekan wartawan dan tim Kemenko PMK.

Buku-buku ini membahas isu-isu yang ditangani selama masa jabatannya, seperti stunting, kemiskinan ekstrem, dan penanganan bencana.

Muhadjir menekankan, keberhasilannya dalam menangani berbagai kasus di Kementerian PMK adalah hasil kerja tim.

"Ini bukan karya saya pribadi, tapi karya bersama, kerja bareng seluruh kekuatan yang ada di Kemenko PMK," ungkapnya.

"Saya hanya bagian kecil dari keberhasilan ini,” katanya.

Meskipun tidak lagi menjadi bagian dari kabinet pada periode Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Muhadjir menegaskan, program-program yang telah dirintis pada era Jokowi, terutama terkait penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, akan tetap dilanjutkan oleh pemerintahan yang baru.

Ia optimistis Menteri PMK di era Prabowo akan berkomitmen untuk meneruskan program-program tersebut.

Namun, Muhadjir enggan memastikan apakah penggantinya adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

"Ya kan perpresnya belum ada dan (presiden-wapres) belum dilantik. Kita doakanlah mudah-mudahan (pengganti Muhadjir, Pratikno)," ungkapnya.

“Pak Prabowo sudah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program Pak Jokowi, dan ini tercermin dari banyaknya menteri era Jokowi yang kembali direkrut,” katanya.

Muhadjir juga menekankan pentingnya melanjutkan program peningkatan gizi anak, yang akan diperluas ke jenjang pendidikan lebih tinggi seperti anak-anak SD dan SMP.

Selain itu, target pengentasan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen akan menjadi prioritas.

Ia juga memberikan pesan kepada jajaran di Kemenko PMK untuk terus mendukung arah kebijakan di bawah pemerintahan Prabowo dan memastikan transisi yang mulus.

#muhadjir-effendy #menko-pmk #akademis #program-peningkatan-gizi

https://nasional.kompas.com/read/2024/10/17/22392791/tak-lagi-jadi-menteri-muhadjir-bakal-kembali-mengajar-di-kampus