Prabowo: Terlalu Banyak Kebocoran dari Anggaran Kita
Presiden Prabowo Subianto mengakui, sampai dengan saat ini masih terdapat banyak 'kebocoran' dalam anggaran negara. Halaman all
(Kompas.com) 20/10/24 12:52 16739919
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengakui, sampai dengan saat ini masih terdapat banyak "kebocoran" dalam anggaran negara.
Hal ini Ia sampaikan dalam pidato perdananya usai dilantik sebagai presiden RI periode 2024 - 2029 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Minggu (20/10/2024) hari ini.
"Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita," kata Prabowo.
PIXABAY/IQBAL NURIL ANWAR Ilustrasi rupiah, uang rupiah.Lebih lanjut Prabowo bilang, kebocoran anggaran negara masih terjadi akibatmasih adanya praktik korupsi dan kolusi yang melibatkan para pejabat pemerintahan dan politik serta para pelaku usaha.
"Kolusi di antara para pejabat politik pejabat pemerintah di semua tingkatan di semua tingkatan dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, pengusaha yang tidak patriotik," tuturnya.
Menurutnya, permasalahan tersebut harus diakui keberadaannya dan menjadi sorotan utama, sebab masih banyak masyarakat yang memerlukan bantuan dari anggaran negara.
"Kita sebagai pemimpin politik jangan kita terlalu senang melihat angka-angka statistik yang membuat kita terlalu cepat gembira, terlalu cepat puas," ucap Prabowo.
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo membeberkan adanya kebocoran penerimaan negara yang nilainya mencapai Rp 300 triliun.
"Kebocoran" tersebut berasal dari pelaku usaha yang menghindar untuk membayar pajak.
#prabowo-subianto #penerimaan-negara #anggaran-negara #presiden-prabowo