Jalin Hadirkan Solusi Infrastruktur Terintegrasi untuk BPR dan BPRS

Jalin Hadirkan Solusi Infrastruktur Terintegrasi untuk BPR dan BPRS

Perubahan teknologi, pergeseran preferensi nasabah, persaingan dengan bank dan fintech, serta keterbatasan sumber daya menjadi tantangan bagi BPR-BPRS Halaman all

(Kompas.com) 20/10/24 17:46 16747423

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Jalin Pembayaran Nusantara, bagian dari Holding BUMN Danareksa, turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perbarindo 2024 yang diadakan pada Jumat (18/10/2024) di Padang, Sumatera Barat.

Rakernas Perbarindo bertujuan untuk mengeksplorasi peluang strategis dalam mempercepat digitalisasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

Perubahan teknologi, pergeseran preferensi nasabah, persaingan dengan bank dan fintech, serta keterbatasan sumber daya menjadi tantangan bagi BPR-BPRS.

SHUTTERSTOCK/ESB PROFESSIONAL Ilustrasi bank digital

UU P2SK Nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, membuka peluang ekspansi BPR-BPRS kepada akses permodalan melalui penawaran efek di pasar modal dan masuk dalam sistem pembayaran.

Terdapat empat pilar utama yang menjadi arah pengembangan dan penguatan industri BPR dan BPRS, seperti penguatan struktur, digitalisasi, pembiayaan sektor UMKM, serta pengawasan sesuai dengan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Industri BPR-BPRS 2024-2027 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jalin mendukung peta jalan tersebut dengan menawarkan solusi digital yang dirancang untuk membuat operasional BPR-BPRS lebih efisien serta memperkuat integritas pelaporan melalui pemanfaatan konsep sharing platform.

Kolaborasi dengan Jalin sebagai pemegang lisensi Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP) dari Bank Indonesia diharapkan dapat membantu BPR-BPRS mengoptimalkan layanan dengan lebih efisien dan berkelanjutan dalam ekosistem jaringan switching Link.

Direktur Utama Jalin Ario Tejo Bayu Aji menyatakan, transformasi digital kini menjadi keharusan bagi BPR-BPRS untuk tetap relevan di tengah persaingan industri yang semakin dinamis.

"Jalin berkomitmen mendukung BPR-BPRS dalam proses digitalisasi ini melalui solusi terintegrasi, sehingga mereka bisa terus meningkatkan efisiensi operasional, menekan risiko investasi, memperluas jangkauan layanan, agar BPR-BPRS dapat berfokus pada layanan kepada nasabah," ujar Ario dalam keterangannya, Minggu (20/10/2024).

Sebagai pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah, BPR dan BPRS memiliki peran krusial.

Menurut data OJK per Maret 2024, penyaluran kredit juga tumbuh 9,42 persen secara tahunan menjadi Rp 161,9 triliun. Penghimpunan dana pihak ketiga tumbuh 8,6 persen secara tahunan menjadi Rp 158,8 triliun.

Angka ini menunjukkan pentingnya BPR dan BPRS dalam memberikan akses pembiayaan, terutama bagi masyarakat yang belum terjangkau oleh bank konvensional.

Jalin memperkenalkan solusi digital terintegrasi yang dirancang khusus untuk mempercepat transformasi digital BPR.

Salah satu contoh implementasi teknologi yang diusung adalah sistem pemroses pembayaran (switching) yang memungkinkan BPR dan BPRS terhubung dengan ekosistem keuangan yang lebih luas melalui interkoneksi dan interoperabilitas layanan.

Selain itu, Jalin juga menawarkan solusi cash point yang dapat memperluas titik layanan keuangan di berbagai daerah, memastikan nasabah BPR dan BPRS dapat menikmati kemudahan layanan perbankan yang lebih inklusif dengan dukungan lebih dari 50.000 titik cash point yang terhubung dalam jaringan ATM dan CRM Link.

“Kami percaya bahwa kolaborasi yang erat dan penggunaan teknologi yang tepat dapat membawa manfaat besar, baik bagi BPR-BPRS maupun masyarakat luas. Kami berharap upaya bersama ini dapat memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, serta membawa BPR-BPRS semakin dekat dengan visi masa depan yang lebih digital dan terhubung" tutur Ario.

#sistem-pembayaran #bprs #jalin #bpr

https://money.kompas.com/read/2024/10/20/174607126/jalin-hadirkan-solusi-infrastruktur-terintegrasi-untuk-bpr-dan-bprs