Ini 5 Janji Prabowo Terkait Isu Ekonomi Dalam Pidato Perdananya

Ini 5 Janji Prabowo Terkait Isu Ekonomi Dalam Pidato Perdananya

Dalam pidatonya Prabowo menyinggung berbagai hal, mulai dari potensi ancaman dan tantangan ke depan bagi Indonesia. Halaman all

(Kompas.com) 20/10/24 15:30 16752026

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto membeberkan sejumlah janji dalam pidato perdananya usai resmi dilantik menjadi Presiden RI ke-8 di Gedung MPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Secara garis besar, dalam pidatonya Prabowo menyinggung berbagai hal, mulai dari potensi ancaman dan tantangan ke depan bagi Indonesia, upaya memerangi korupsi, mengajak konsolidasi seluruh komponen bangsa buat bersama-sama mewujudkan cita-cita Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, sampai janji buat terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Namun, Prabowo juga mengucapkan sejumlah janji yang berkaitan dengan isu perekonomian, seperti swasembada pangan, penyaluran subsidi tepat sasarann, hingga memberantas kemiskinan.

ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA Presiden Joko Widodo (kiri) dan Presiden terpilih Prabowo Subianto (kanan) mengikuti pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2024-2029 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan mengikuti sidang paripurna MPR pengucapan sumpah sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa bakti 2024-2029.

Berikut sejumlah poin penting pidato Prabowo terkait isu ekonomi.

1. Swasembada pangan dalam 5 tahun

Prabowo akan memastikan Indonesia bisa mencapai swasembada pangan selama masa pemerintahekonomi

Prabowo menyatakan, mimpi Indonesia menjadi negara yang bisa swasembada pangan ini harus diwujudkan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

"Saya yakin paling lambat empat sampai lima tahun kita akan swasembada pangan, bahkan kita siap menjadi lumbung pangan dunia," ujarnya.

Dia mengungkapkan, dirinya telah mempelajari bersama para pakar agar Indonesia mampu memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangan sendiri untuk seluruh penduduk.

Hal ini agar Indonesia tidak bergantung pada sumber pangan dari luar negeri. Pasalnya ketika keadaan global sewaktu-waktu dapat berubah menjadi genting, maka tidak ada negara yang bersedia menjual bahan pangan mereka ke Indonesia.

"Karena itu, tidak ada jalan lain, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, kita harus mencapai ketahanan pangan," ucapnya.

TANGKAP LAYAR YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN Presiden RI Prabowo Subianto berpidato pada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Gedung MPR RI, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024).

2. Swasembada energi

Selain swasembada pangan, Prabowo juga berjanji untuk membuat Indonesia mampu swasembada energi atau memenuhi kebutuhan energi dengan memproduksi secara mandiri.

Prabowo tidak ingin RI bergantung dengan pasokan energi dari negara lain. Mengingat kondisi global saat ini masih diliputi ketidakpastian dimana konflik di kawasan Timur Tengah masih terjadi.

"Kalau terjadi hal yang tidak diinginkan, sulit kita mendapat sumber energi dari negara lain. Oleh karena itu, kita harus swasembada energi dan kita mampu untuk swasembada energi," ucapnya.

Menurutnya, Indonesia mampu untuk mewujudkan swasembada energi karena memiliki keanekaragaman sumber daya alam (SDA) berlimpah yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi.

"Kita diberi karunia oleh Tuhan, tanaman-tanaman seperti kelapa sawit yang bisa menghasilkan solar dan bensin, kita juga punya singkong, tebu, sagu jagung. Kita juga punya energi bawah tanah geothermal yang cukup, kita punya batu bara yang sangat banyak, kita punya energi dari air yang sangat besar," bebernya.

"Pemerintah yang saya pimpin nanti akan fokus untuk mencapai swasembada energi," tegasnya.

3. Subsidi tepat sasaran

Selain itu, Prabowo juga berjanji akan memastikan penyaluran subsidi maupun bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran ke depannya sehingga tujuan subsidi dapat tercapai yakni untuk membantu masyarakat tidak mampu.

Pasalnya, selama ini masih banyak masyarakat tidak mampu yang tidak mendapatkan subidi maupun bansos. Di sisi lain, masyarakat mampu justru tercatat menjadi penerima subsidi.

"Kita harus berani meneliti dan kalau perlu kita ubah subsidi itu harus kepada langsung keluarga-keluarga yang membutuhkan," kata Prabowo.

Prabowo yakin tujuan ini bisa dicapai, salah satunya dengan membenahi cara penyaluran subsidi dan bansos dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

"Dengan teknologi digital kita akan mampu sampai subsidi itu sampai ke setiap keluarga yang membutuhkan. Tidak boleh aliran-aliran bantuan itu tidak sampai ke mereka yang butuh itu," ucapnya.

4. Mengentaskan kemiskinan

Prabowo juga berjanji akan mengentaskan kemiskinan di Indonesia, sekalipun banyak pihak yang menyebut tujuan ini sebagai sesuatu yang mustahil dilakukan. Salah satunya dengan cara memanfaatkan kekayaan Indoneisa untuk kepentingan dan kemakmuran masyarakat.

"Kita percaya dan yakin kita punya kekuatan menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Ini sasaran berat, bahkan banyak yang mengatakan ini sesuatu yang tidak mungkin," ujarnya.

"Pemimpin yang berani dan baik akan terpanggil untuk menghadapi yang tidak mungkin dan mencari jalan agar yang tidak mungkin kita atasi. Bangsa yang berani adalah bisa membikin yang tidak mungkin menjadi mungkin," sambungnya.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di RI pada Maret 2024 mencapai 9,03 persen atau sebanyak 25,22 juta orang.

Di sisi lain, dia juga berkomitmen bakal melindungi dan membantu masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan, agar lebih sejahtera dan makmur pada masa pemerintahannya.

"Selain itu, melindungi mereka yang paling lemah untuk mencapai kesejahteraan sejati, kemakmuran yang sebenarnya," jelas Prabowo.

5. Pastikan anak Indonesia makan bergizi gratis setiap hari

Prabowo juga menyoroti banyaknya anak Indonesia yang kurang gizi karena keluarga mereka hidup di bawah garis kemiskinan.

Padahal kebutuhan gizi anak harus terpenuhi agar mereka tidak stunting dan dapat menerima pelajaran secara maksimal.

"Apakah kita sadar bahwa kemiskinan di Indonesia masih terlalu besar? Apakah kita sadar bahwa rakyat kita dan anak-anak kita banyak yang kurang gizi? Banyak rakyat yang tidak dapat pekerjaan yang baik, Banyak sekolah-sekolah kita yang tidak terurus

Untuk itu, Prabowo berjanji akan memastikan setiap anak di Indonesia mendapatkan asupan makanan bergizi setiap hari.

"Anak-anak kita harus bisa makan bergizi, minimal satu hari sekali. Itu akan kita lakukan dan itu bisa kita lakukan," tuturnya.

Seperti diketahui, Prabowo telah memiliki program makan bergizi gratis (MBG) yang menyasar anak sekolah, ibu menyusui, dan ibu hamil untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan gizi yang cukup bahkan saat masih berada di dalam kandungan.

#prabowo #prabowo-subianto #swasembada-pangan #pidato-prabowo #makan-bergizi-gratis

https://money.kompas.com/read/2024/10/20/153020526/ini-5-janji-prabowo-terkait-isu-ekonomi-dalam-pidato-perdananya