Prabowo Janji Indonesia Swasembada Energi
Presiden Prabowo berjanji akan membawa Indonesia swasembada energi, mengingat potensi risiko krisis energi secara global. - Halaman all
(InvestorID) 20/10/24 16:18 16757029
JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto mengatakan di tengah ketidakpastian ekonomi global, Indonesia tidak boleh bergantung kepada negara lain, khususnya terkait dengan bidang energi. Dengan potensi alam yang ada seharusnya Indonesia sudah bisa memiliki kemandirian energi.
“Negara-negara lain harus memikirkan kepentingan mereka sendiri, kalau terjadi hal yang tidak diinginkan sulit kita mendapat sumber energi dari negara lain. Oleh karena itu kita harus swasembada energi dan kita mampu untuk swasembada energi,” ucap Prabowo dalam Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2024 – 2029 di Gedung MPR pada Minggu (20/10/2024).
Dia menegaskan bahwa Indonesia kaya akan komoditas sumber daya alam yang bisa menghasilkan energi. Misalnya kelapa sawit yang bisa diolah menjadi solar dan bensin.
Indonesia juga memiliki energi bawah tanah geothermal yang cukup. Selain itu Indonesia memiliki komoditas batu bara serta memiliki potensi energi dari air.
“Pemerintah yang saya pimpin nanti akan fokus untuk mencapai swasembada energi. Kita juga harus mengelola air dengan baik. Alhamdulillah kita punya sumber air yang cukup dan kita sudah punya teknologi menghasilkan air yang murah dan yang bisa memenuhi kebutuhan kita,” tutur Prabowo.
Selain itu, pemberian subsidi yang terkait dengan masyarakat menengah ke bawah juga akan diperbaiki. Pemberian subsidi akan dibenahi agar bisa disampaikan langsung terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pemberian subsidi yang dimaksud akan dijalankan dengan skema penyaluran secara digital.
“Kita harus berani meneliti dan kalau perlu kita ubah subsidi itu harus langsung kepada keluarga yang membutuhkan. Dengan teknologi digital kita mampu agar subsidi sampai kepada mereka yang membutuhkan. Tidak boleh aliran-aliran bantuan itu tidak sampai ke mereka yang membutuhkan,” kata Prabowo.
Dunia Berpotensi Krisis Energi
Di sisi lain, Wakil Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Eddy Soeparno mengatakan, kemandirian energi sangat krusial, mengingat potensi krisis energi global yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, pemerintah harus menjalankan inovasi dan terobosan mewujudkan kemandirian energi.
Upaya untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dari presiden terpilih Prabowo Subianto membutuhkan suplai energi yang besar. Di sisi lain kita tidak bisa terus bergantung pada energi fosil karena dampak lingkungan dan sifatnya yang tidak terbarukan.
“Karena itu kami meyakini visi besar Pak Prabowo tentang kemandirian energi akan dilakukan melalui akselerasi transisi energi menuju energi terbarukan. Ini bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, ini adalah visi tentang mewujudkan Indonesia Emas di 2045 nanti,” tutur Eddy.
Eddy menjelaskan Indonesia memiliki sumber daya yang berlimpah di dalam negeri untuk energi baru dan terbarukan. Pemerintah telah mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah terkait Kebijakan Energi Nasional (RPP KEN) di mana salah satu isinya terkait peningkatan pemanfaatan biomassa atau bahan bakar nabati (BBN). Hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan sumber-sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.
“Hal ini juga sejalan dengan visi kemandirian ekonomi Pak Prabowo mewujudkan Indonesia sebagai Raja Ekonomi Hijau dunia dengan memanfaatkan biodiesel dan biomassa dari bahan baku di Indonesia,” kata Eddy.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #prabowo-subianto #presiden-prabowo #janji-prabowo #swasembada-energi #krisis-energi-global #pelantikan-presiden-dan-wakil-presiden #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/energy/377292/prabowo-janji-indonesia-swasembada-energi