Profil dan Harta Bima Arya, Wamendagri pada Kabinet Merah Putih Prabowo
Bima Arya Sugiarto didapuk jadi Wamendagri. Politikus PAN ini diketahui 2 periode menjabat Walikota Bogor. Dia dulu aktif di lembaga konsultan politik Halaman all
(Kompas.com) 21/10/24 01:49 16763357
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Bima Arya Sugiarto menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) mendampingi Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut diketahui dua periode menjadi Wali Kota Bogor, Jawa Barat, yakni 2014-2019 dan 2019-2024.
Lantas siapa sosok Bima Arya dan apa saja pengalamannya?
Sebelum terjun ke dunia politik dan bergabung bersama PAN, pemilik gelar doktor ilmu politik dari Australian National University Canberra, Australia ini adalah pengajar di Universitas Paramadina.
Bima Arya juga pernah aktif di lembaga konsultan politik Charta Politika. Bahkan, sampai memegang jabatan direktur eksekutif dan komisaris.
Dekat dengan media, Bima Arya lantas dipercaya menjadi Pemimpin Redaksi majalah Rakyat Merdeka hingga 2010.
Setelah itu, pria kelahiran 17 Desember 1972 ini mulai terjun ke politik praktis bersama PAN. Dia pun maju sebagai Wali Kota Bogor pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2013.
Berpasangan dengan Usmar Hariman, Bima Arya berhasil mengalahkan empat pasangan lainnya pada Pilkada Kota Bogor 2013.
Diberitakan Kompas.com, Bima Arya-Usmar Harimar berhasil memeroleh 132.835 suara atau 33,14 persen. Keduanya pun dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pada 7 April 2014.
Membuat berbagai gebrakan penting selama memimpin Kota Bogor, Bima Arya kembali maju pada Pilkada Kota Bogor 2018.
Kali ini, Bima Arya berpasangan dengan mantan Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dedie A Rachim.
Pasangan Bima Arya-Dedie Rachim pun berhasil memenangkan Pilkada Kota Bogor melawan tiga pasangan calon (paslon) lainnya. Bahkan, kemenangan keduanya diraih dengan angka yang cukup siginifikan yakni 215.708 suara atau 43,64 persen.
Kemudian, Bima Arya dan Dedie Rachim dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pada 20 April 2019.
Sementara itu, dalam kepengurusan PAN, Bima Arya pernah menjabat wakil ketua umum DPP PAN dan Ketua DPP Bidang Politik dan Komunikasi.
Harta kekayaan
Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, Bima Arya memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 6.353.487.500 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tanggal penyampaian 28 Maret 2024 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk laporan periodik tahun 2023.
Harta kekayaan itu terdiri dari sebidang tanah dan bangunan dengan seluas 1750 meter persegi/700 meter persegi di Kota Bogor dari hasil warisan senilai Rp 5.998.487.500.
Kemudian, harta bergerak lainnya sebesar Rp 115.000.000, surat berharga senilai Rp 20.000.000, serta kas dan setara kas senilai Rp 320.000.000.
Berdasarkan LHKPN, Bima Arya memiliki utang sebesar Rp 100.000.000. Sehingga, total harta kekayaannya setelah dikurangi utang mencapai Rp 6.353.487.500.
#bima-arya #menteri-prabowo #bima-arya-sugiarto #kabinet-prabowo-gibran #wakil-menteri-prabowo #kabinet-merah-putih #bima-arya-wamendagri