BIN Jadi Tulang Punggung Keamanan Nasional

BIN Jadi Tulang Punggung Keamanan Nasional

Analis politik dan intelijen Boni Hargens berpendapat penunjukan Letjen Purn. Muhammad Herindra sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang baru menggantikan Jenderal Pol. Purn. Budi Gunawan meru

(InvestorID) 21/10/24 11:45 16783826

JAKARTA, investor.id - Analis politik dan intelijen Boni Hargens berpendapat penunjukan Letjen Purn. Muhammad Herindra sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang baru menggantikan Jenderal Pol. Purn. Budi Gunawan merupakan langkah strategis untuk memperkuat agenda pemerintahan baru Presiden RI Prabowo Subianto.

BIN merupakan tulang punggung dalam menjamin keamanan nasional dalam kerangka kolaborasi dan koordinasi lintas sektoral dengan institusi lain yang relevan.

BIN merupakan koordinator dari seluruh komunitas intelijen berdasarkan UU 17 tahun 2011. Artinya, BIN tulang punggung dari aktivitas koleksi, lokasi, dan diseminasi informasi dalam rangka menopang keamanan nasional. 

“Dalam konteks itu, penunjukkan Pak Muhammad Herindra bagi saya merupakan langkah yang strategis. Beliau memiliki pengalaman yang memadai sebagai prajurit dan sebagai mantan wamen Kemenhan. Tentu saja beliau memiliki kompetensi  untuk merespons potensi ancaman yang mungkin terjadi ke depan, baik dari lingkungan global maupun dari lingkungan domestik,” kata Boni kepada Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini.

Herindra, kata dia, juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan calon presiden terpilih pada Pemilu 2024 Prabowo Subianto.

Hal itu, lanjut Boni, menjadi jaminan loyalitas yang tak diragukan lagi terhadap presiden baru sebagai end-user dalam proses diseminasi informasi intelijen.

"Saya yakin, kemajuan institusi BIN yang sudah dilakukan Pak Budi Gunawan selama 8 tahun terakhir terus meningkat di tangan Kepala BIN baru," paparnya.

Pada kesempatan itu, Boni menjelaskan, soal dinamika lingkungan strategis global yang makin rumit dan konflktual akan dengan sendirinya mempengaruhi Indonesia ke depan, entah dalam gatra keamanan, politik, ideologi, ataupun gatra ekonomi dan yang lainnya. Perang di Gaza dan Ukraina, misalnya. Belum Lagi menguatnya blok BRISC yang otomatis memicu ketegangan dengan blok NATO. 

“Indonesia akan dituntut untuk mewujudkan politik bebas aktif yang lebih feasible. Kita tidak  bermaksud menjadi Westphalian atau realis tapi tetap pada prinsip idealis dengan prinsip menjunjung tinggi perdamaian dunia, Di dalam negeri, kita masih berurusan dengan gejolak sepatisme dan terorisme,” ujarnya.

Dia menilai Prabowo Subianto adalah sosok yang mampu menyatukan semua elemen masyarakat. Ini menjadi modal besar untuk menghimpun   kekuatan nasional dalam rangka konsolidasi demokrasi dan menjamin keamanan nasional.

Selain itu, Prabowo juga merupakan sosok patriot sejati dan cerdas sehingga kepemimpinannya dapat diandalkan dalam menghadapi kompleksitas keamanan nasional selama lima tahun ke depan.

“Menyatukan kekuatan militer, polisi, dan sipil dalam matra keamanan adalah pilihan strategis. BIN salah satu contoh institusi yang merupakan gabungan ketiga matra tersebut. Kita berharap, hal itu bisa diterapkan di institusi lain yang terkait,” katanya

Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #boni-hargens #pengamat-politik-dan-intelijen #muhammad-herindra #bin #intelijen #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/national/377370/bin-jadi-tulang-punggung-keamanan-nasional