Pelaku Wirausaha Sosial Bikin Pengakuan Dosa Pada Lingkungan

Pelaku Wirausaha Sosial Bikin Pengakuan Dosa Pada Lingkungan

Tanpa disadari, ada banyak perilaku kita yang dapat merugikan lingkungan hidup. Tak terkecuali para pelaku wirausaha sosial, ramai-ramai mengaku berbuat dosa pada lingkungan. - Halaman all

(InvestorID) 21/10/24 17:41 16795330

JAKARTA, investor.id – Tanpa disadari, ada banyak perilaku kita yang dapat merugikan lingkungan hidup. Tak terkecuali para pelaku wirausaha sosial, ramai-ramai mengaku berbuat dosa pada lingkungan.

“Dulu saya sempat tinggal pindah-pindah kota, pernah di Jogja, Balikpapan. Nah, saya dan orang tua kalau sore selalu bakar sampah. Sekarang baru tahu ya, kalau itu ternyata nggak boleh. Sampah itu gak boleh dibakar, apalagi sampah plastic. Ketika pembakarannya tidak sempurna, akan terbentuk karbon monoksida dan akhirnya melepaskan zat-zat beracun ke udara juga menyebabkan panas seperti efek rumah kaca,” ungkap Managing Director Pemimpin.id Zensa Rahman di acara DBS Foundation Bestari Festival di Jakarta, Sabtu (19/10/2024).

Sementara CEO Infipop & Co-Founder Minutes of Manager Fanbul Prabowo mengungkapkan dosa yang cukup menggelikan. “Saya beberapa kali bawa tumbler, tapi saya isi pakai air dari air kemasan botol, hahaha,” ungkap Prabowo tertawa.

Ya, saat ini, sudah semakin banyak generasi muda peduli lingkungan dengan membawa air minum dalam tumbler yang diisi dari gallon di rumah. Tujuannya supaya di jalan tidak membeli air minum dalam botol plastic yang dapat menambah jumlah sampah plastic. Tapi yang dilakukan Prabowo justru sama saja menambah sampah plastic. Ada-ada saja.

Lain lagi dosa Head of Marketing IdeaFest, Maghfiro Ridho. “Dulu saya kalau cuci piring dalam jumlah banyak, air kerannya mengalir terus. Padahal piring-piringnya masih disabunin,” ungkap Maghfiro.

Dari pengakuan dosa tersebut, Zensa Rahman berharap, generasi muda kini semakin sadar dan peduli pada lingkungan hidup. “Sekarang ini di event-event kita lihat sudah banyak masyarakat yang sadar dengan mengumpulkan sampahnya sendiri, karena sampah-sampah itu nantinya juga bisa diolah kembali menjadi sesuatu yang berguna,” harap Zensa.

Zensa, Maghfiro, dan Prabowo adalah beberapa yang memeriahkan DBS Foundation Bestari Festival: Impact Beyond. Ini adalah sebuah festival inovatif dalam upaya menciptakan dampak sosial berkelanjutan. Acara yang berlangsung di Urban Forest Cipete ini mengombinasikan diskusi inspiratif, pelaku social enterprise, dan pertunjukan seni dalam satu pengalaman festival yang menyeluruh.

Memantik Perubahan Besar

Acara DBS Foundation Bestari Festival: Impact Beyond hadir sebagai sebuah festival yang mengupas berbagai isu sosial yang terjadi di tanah air. Sebagai rumah bagi lebih dari 280 juta jiwa penduduknya, Indonesia memiliki teritori yang luas dari Sabang hingga Merauke, dengan lanskap demografi yang sangat beragam, ditambah dengan berbagai potensi dan tantangan yang dihadapinya.

Mengutip temuan International Monetary Fund dalam laporan World Economic Outlook April 2024 lalu, Indonesia memiliki tingkat pengangguran sebesar 5,2%, menjadikannya negara dengan tingkat pengangguran tertinggi pada 2024 di antara 6 negara ASEAN lainnya. Tingginya angka ini erat kaitannya dengan kualitas pendidikan yang belum merata di seluruh wilayah, begitupun dengan akses pada kebutuhan dasar lainnya seperti kesehatan, literasi keuangan, hingga edukasi pada isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

"Acara DBS Foundation Bestari Festival dirancang untuk memantik diskusi dan menginspirasi aksi kolektif seputar dua area prioritas, yaitu menyediakan kebutuhan penting dan mendukung inklusi finansial bagi masyarakat marjinal. Kami berharap festival ini akan memicu semangat atau ‘spark’ pengunjung untuk mengambil langkah kecil yang membawa perubahan besar sesuai filosofi yang kami usung, \'From a Spark Within to Impact Beyond\'. Kami percaya ‘spark’ atau percikan kecil yang konsisten dan dilakukan bersama-sama akan menciptakan perubahan yang melampaui generasi dan batasan," ujar Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong.

Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika turut menambahkan, "Kami meyakini bahwa dampak sosial yang berkelanjutan berawal dari pemahaman yang mendalam terhadap hubungan kita dengan dunia sekitar. Melalui DBS Foundation Bestari Festival: Impact Beyond yang juga merupakan perayaan 10 tahun perjalanan DBS Foundation menciptakan dampak di Asia, khususnya Indonesia, kami ingin menginspirasi setiap individu untuk mengambil langkah kecil yang berpotensi menciptakan perubahan besar dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik," tandas Mona.

Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #lingkungan-hidup #wirausaha-sosial #bestari-festival #dbs-foubdation #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/lifestyle/377427/pelaku-wirausaha-sosial-bikin-pengakuan-dosa-pada-lingkungan