WIFI Menanjak Tinggi, Nilai Wajarnya Ternyata Segini

WIFI Menanjak Tinggi, Nilai Wajarnya Ternyata Segini

Saham WIFI atau PT Solusi Sinergi Digital Tbk terus menanjak tinggi. Lantas, berapa nilai wajar WIFI? Apakah sudah melampaui batas? - Halaman all

(InvestorID) 22/10/24 15:01 16836836

JAKARTA, investor.id – Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge terus menanjak tinggi. Selama sepekan terakhir, saham WIFI telah melesat 42% dan year to date (ytd) melejit 183%.

Solusi Sinergi Digital (WIFI) baru-baru ini menandatangani MoU dengan Arsari Group dan Nokia untuk mempercepat pengembangan internet broadband bagi 25 juta rumah tangga di Pulau Jawa. Ketua Arsari Sentra Data, Hashim Djojohadikusumo – adik dari Presiden Prabowo Subianto – menandatangani MoU untuk berinvestasi di Jaringan Infra Andalan, anak usaha WIFI.

WIFI juga bekerja sama dengan Nokia Indonesia sebagai mitra strategis untuk memperluas layanan internet rumah yang terjangkau di Indonesia. Saat ini, penetrasi internet fixed broadband di Indonesia hanya 15%, jauh lebih rendah dibandingkan beberapa negara di Asia Tenggara.

“Hal itu diharapkan mendongkrak segmen telekomunikasi WIFI ke depan. Pada semester I-2024, segmen tersebut menyumbang 41% terhadap total EBIT perseroan,” tulis RHB Sekuritas dalam risetnya.

Menurut RHB, pertumbuhan laba tinggi WIFI pada semester I-2024 berkat kenaikan margin di segmen telekomunikasi dapat terus berlanjut, dengan target pertumbuhan pendapatan sebesar 37-48% yoy menjadi Rp 600-650 miliar pada 2024.

Pertumbuhan signifikan itu bakal ditopang oleh ekspansi di segmen telekomunikasi yang memiliki margin tinggi, setelah berkolaborasi dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN untuk membangun jaringan ICT, bersamaan dengan jaringan gas bagi 2,5 juta rumah tangga.

Nilai Wajar WIFI 

Adapun margin kotor segmen telekomunikasi WIFI pada semester I-2024 mencapai 65% dibandingkan semester I-2023 yang sebesar 29%. Pendapatan pada segmen itu melonjak 171% yoy menjadi Rp 116,1 miliar pada semester I-2024. Segmen telekomunikasi berkontribusi 38% terhadap total pendapatan WIFI.

“Segmen periklanan juga tumbuh dengan pendapatan naik 41% yoy menjadi Rp 184 miliar pada semester I-2024, dengan margin kotor mencapai 59%,” sebut RHB.

Di sisi lain, dalam RUPSLB pada 4 September 2024, WIFI memperoleh persetujuan pemegang saham untuk menerbitkan sebanyak 4,7 miliar saham baru atau sekitar 66,7% dari total modal saham. Dana hasil aksi korporasi itu dialokasikan untuk membayar kembali pinjaman pihak ketiga sebesar Rp 314,4 miliar.

Sementara itu, secara valuasi, WIFI saat ini tergolong rendah. Rasio P/E 2024 sebesar 3,7 kali atau 68% di bawah rata-rata industrinya yang mencapai 11,6 kali dan 33% di bawah rata-rata 2 tahun sebesar 5,5 kali.

RHB menetapkan nilai wajar (fair value) WIFI sebesar Rp 400. RHB menggunakan rasio P/E 2024 sebesar 5,5 kali selama 2 tahun dan mengalikan dengan potensi EPS sebesar Rp 73,7/saham untuk mendapatkan nilai wajar tersebut. Hingga berita ini ditayangkan, saham WIFI berada di level Rp 430.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-wifi #wifi #solusi-sinergi-digital #surge #telekomunikasi #arsari-group #nilai-wajar #rhb #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/377534/wifi-menanjak-tinggi-nilai-wajarnya-ternyata-segini