Program Pembinaan PFA dan Fondasi Karier bagi Talenta-talenta Terbaik Papua
Ardiles Rumbiak mengatakan bahwa tim pelatih di PFA membentuk fisik, gizi, dan pola latihan sebagai fondasi karier bagi para siswa mereka.
(Kompas.com) 22/10/24 21:57 16859320
KOMPAS.com - Pelatih Kepala Papua Football Academy, Ardiles Rumbiak, mengutarakan perkembangan positif yang dialami pemain-pemain akademi tersebut dari angkatan pertama hingga ketiga.
Papua Football Academy merupakan akademi sepak bola kelas dunia yang bermarkas di Mimika Sports Complex, Kabupaten Mimika, dan disponsori oleh PT Freeport Indonesia (PTFI).
Program ini merupakan komitmen jangka panjang PTFI untuk mengembangkan bakat sepak bola anak Papua sembari membangun karakter mereka.
Dua angkatan pemain, anak-anak kelahiran 2010 dan 2011, berjumlah 60 siswa tengah menimba ilmu sepak bola di bawah arahan direktur akademi Wolfgang Pikal tersebut. Di luar itu, mereka tetap menjalankan pendidikan formal.
PFA telah meluluskan angkatan pertama yang terdiri dari anak-anak kelahiran 2009.
"Masuk ke angkatan ketiga, waktu latihan 20 jam per minggu," tutur Ardiles kepada media yang berkumpul, termasuk Kompas.com di Tembagapura, pada Selasa (22/10/2024).
"Untuk anak usia seperti ini, kalau kita naikkan levelnya demi mencapai level elite seperti beberapa akademi besar di Eropa, anak-anak kita sudah mampu menyesuaikan diri di tahapan latihan 20 jam per minggu."
KOMPAS.com/Firzie A. Idris Pelatih kepala Papua Football Academy, Ardiles Rumbiak, saat ditemui di Tembagapura usai menjalani sesi latihan bersama dengan anak-anak sekolah setempat pada Selasa (22/10/2024).Penerapan sports science di PFA juga menjadi salah satu kunci ketiga angkatan ini bisa berkembang dengan baik.
PFA memang menerapkan lima aspek sports science yang terbagi dalam atribut fisik, aspek fisiologi, nutrisi harian, statistik sepak bola, dan psikologi olahraga.
Melalui peralatan top di klinik dan pusat kebugaran tim, data-data lengkap para pemain tercatat dan termonitor sehingga tim pelatih bisa menyesuaikan program latihan tepat termasuk soal recovery pemain.
"Ke depan sangat bagus untuk mencapai level usia matang mereka, bagaimana kita membentuk fisik, gizi, pola latihan, agar mereka siap secara keseluruhan tubuh mereka bagaimana menciptakan pemain yang kuat, cepat, dan cerdas secara taktikal," tutur pemain yang memperkuat Persipura selama 6 musim sejak 2005 ini melanjutkan.
"Ini harus disiapkan dari sekarang."
"Menurut saya selama ini yang kurang baik, jangan di usia matang baru ingin membuat perubahan tetapi harus menyiapkan fondasi ini dari awal."
"Ini jangan cuma di PFA tetapi serentak di seluruh akademi di Indonesia agar bisa bicara banyak dan mendapatkan pemain-pemain berkualitas."
Menyalurkan Pemain ke Elite Pro Academy
Sejauh ini, PFA telah berhasil menyalurkan beberapa pemain angkatan pertama ke Elite Pro Academy dengan rincian Persija (5 siswa), Dewa United (1 siswa), PSBS Biak (1 siswa), dan Malut United (1 siswa).
Sebagian lain juga bergabung ke akademi RNA, SAFIN, ASIFA, dan ASTI.
Ardiles pun mengutarakan beberapa indikator penting di PFA bagi para pemain yang belum berhasil mendapatkan kesempatan.
"Di PFA ada bina karakter, pendidikan, dan sepak bola. Kenapa saya tidak bilang sepak bola pertama? Karena kalau karakternya baik, otomatis pendidikannya baik, dan pasti akan mendapatkan pemain-pemain berkualitas karena sudah mampu dalam karakter dan pola pikir," ujar pria kelahiran Biak, 1 Mei 1986 tersebut.
Terakhir, sang pelatih juga mengucapkan rasa terima kasih karena PT Freeport Indonesia bisa membantu PFA terutama untuk program pembinaan dari segi karakter, pendidikan, dan sepak bola.
"Yang terutama adalah membantu perkembangan gizi anak-anak. Menurut saya pribadi gizi anak-anak Papua masih sangat kurang," ujar pria asal Tembagapura ini.
"Kehadiran PT Freeport Indonesia bisa memberikan dukungan besar dan bisa memberikan ruang untuk kita lebih leluasa mengembangkan anak-anak ke level tertinggi dengan gizi yang baik, kesehatan yang baik."
"Atas nama pribadi dan PFA, saya mengucapkan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia."
PFA sendiri beroperasi pada Agustus 2022 setelah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
#papua #ardiles-rumbiak #papua-football-academy #freeport-indonesia