IHSG Terpengaruh Proyeksi IMF, Apa Isinya?

IHSG Terpengaruh Proyeksi IMF, Apa Isinya?

Pilarmas mengatakan IHSG hari ini melemah karena proyeksi IMF prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia, bagaimana isi proyeksinya itu - Halaman all

(InvestorID) 23/10/24 13:16 16880087

JAKARTA, investor.id Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergerus 11,01 poin (0,14%) ke level 7.777,9 pada penutupan sesi I, Rabu (23/10/2024). Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan IHSG hari ini melemah karena proyeksi IMF mengenai prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia, bagaimana isi proyeksinya itu?

Pilarmas menjelaskan, berdasarkan World Economic Outlook edisi Oktober 2024 dari IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 sebesar 5% sementara untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia dari tahun 2025 hingga 2029 diproyeksi sebesar 5,1%.

“Hal itu memberikan gambaran tidak menunjukan kenaikan secara signifikan pertumbuhan ekonomi dalam negeri,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu (23/10/2024).

Proyeksi tersebut, tambah Pilarmas, tentunya mengalami perbedaan dengan apa yang ditarget oleh pemerintahan Prabowo dimana memproyeksi pertumbuhan ekonomi mencapai 8%. Tentunya

pelaku pasar dalam negeri menunggu langkah dan strategi yang dilakukan pemerintahan baru.

“Pasar juga fokus perhatian pada rapat perdana kabinet Merah Putih hari ini, pasar menantikan perkembangan arah kebijakan kabinet baru tersebut,” papar Pilarmas.

Sementara itu, lanjut Pilarmas, indeks saham Asia cenderung menguat, sebelumnya pasar merespon pernyataan berbagai pejabat The Fed yang memberikan gambaran bahwa sepakat untuk tidak melakukan pemangkasan suku bunga secara agresif.

“Namun demikian pasar memiliki pandangan bawa The Fed memiliki ruang untuk pemangkasan suku bunga acuannya pada bulan November, hal ini di latar belakangi dari probabilitasnya,” jelas Pilarmas.

Berdasarkan dari CME FedWatch tool bahwa probabilitas pemangkasan suku bunga 25 bps pada pertemuan The Fed November sebesar 89,6%, dengan peluang 10,4% akan mempertahankan suku bunga.

Pasar juga fokus dari proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh International Monetary Fund (IMF). Dalam World Economic Outlook IMF menyampaikan bahwa pertumbuhan PDB global tahun ini tidak berubah dari 3,2% yang diproyeksikan pada Juli tahun ini.

Proyeksi IMF

Pasar menilai meskipun pertumbuhan tahun tidak berubah seperti proyeksi IMF sebelumnya, hal ini tentunya tidak terlepas kondisi global saat ini dimana dibayangi konflik geopolitik, suku bunga dan inflasi.

Namun, lanjut Pilarmas, demikian pasar tampaknya memiliki pandangan bahwa pertumbuhan PDB yang diproyeksi oleh IMF lebih realistis disaat kondisi ketidakpastian, dan IMF juga memberikan apresiasi berbagai bank sentral yang mampu mengendalikan inflasi tanpa menyebabkan negara masuk kedalam resesi.

Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar SONA, MFIN, LPPS, HOMI, ENRG. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar BTEK, HADE, DADA, KREN, MDRN.

Pilarmas merekomendasikan saham GOTO untuk perdagangan di sesi II. “Kami merekomendasikan GOTO buy dengan support dan resistance di level 70 – 78,” tutup Pilarmas.  

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #pilarmas #proyeksi-imf #pertumbuhan-ekonomi #ekonomi-indonesia #goto #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/377676/ihsg-terpengaruh-proyeksi-imf-apa-isinya