Pentingnya Pahami Asuransi Syariah Sejak Dini
Dalam lima tahun terakhir, keuangan syariah Indonesia konsisten menunjukkan kemajuan positif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Halaman all
(Kompas.com) 23/10/24 17:31 16889238
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia memiliki potensi industri keuangan syariah yang sangat besar. Dalam lima tahun terakhir, keuangan syariah Indonesia konsisten menunjukkan kemajuan positif, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Berdasarkan State of The Global Islamic Economy (SGIE) Report, pasar keuangan syariah Indonesia berada di peringkat ketiga terbesar di dunia pada 2023.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menyebutkan, hingga Juni 2024, total aset keuangan syariah diketahui mencapai Rp 2.756,45 triliun, atau tumbuh 12,4 persen secara tahunan pada tahun 2023.
FREEPIK/FREEPIK Asuransi adalah sebuah perjanjian hukum antara dua pihak, yaitu penanggung (perusahaan asuransi) dan tertanggung (nasabah).Perkembangan ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap penggunaan produk dan layanan keuangan berdasarkan prinsip syariah, termasuk asuransi syariah,
yang mengedepankan prinsip kebaikan dan tolong-menolong.
Walaupun tren tersebut menunjukkan arah positif, jumlah masyarakat yang melek akan
keuangan berbasis syariah masih sangat rendah jika dibandingkan dengan pemahaman
akan produk dan layanan keuangan secara konvensional.
Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024, tingkat literasi keuangan syariah tercatat mencapai 39,11 persen, di bawah tingkat Literasi Keuangan
Nasional dan Konvensional sebesar 65,43 persen dan 65,09 persen.
Sementara itu, tingkat literasi asuransi syariah di Indonesia hanya mencapai 3,99 persen, jauh lebih rendah dibandingkan literasi asuransi konvensional yang mencapai lebih dari 45 persen.
Adanya gap yang cukup besar antara literasi keuangan dan asuransi syariah dengan konvensional menunjukkan tantangan sekaligus peluang besar bagi industri agar
mengupayakan peningkatan dan pemerataan literasi keuangan dan asuransi syariah di Indonesia, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia.
SHUTTERSTOCK/PASUWAN Ilustrasi asuransi.Rina Elvi Roza, Chief Actuary Officer Prudential Syariah menyatakan pentingnya membangun
pemahaman akan manajemen keuangan syariah sejak dini dari keluarga, termasuk asuransi syariah.
“Prudential Syariah berkomitmen untuk membuat asuransi syariah semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa asuransi syariah memiliki prinsip-prinsip yang sangat indah dan dekat dengan masyarakat Indonesia, misalnya
adanya dana tabarru yang menjadi pool fund yang kegunaannya untuk saling tolong
menolong,” jelas Rina dalam keterangan tertulis, Rabu (23/10/2024).
Prinsip dasar dalam keuangan syariah juga berlaku pada asuransi syariah.
Dalam penerapannya, asuransi syariah memiliki nilai-nilai yang bertujuan untuk membawa
keberkahan bersama, antara lain sebagai berikut.
Pertama, sesuai dengan prinsip syariah. Asuransi syariah memastikan setiap transaksi
bebas dari Riba, Gharar dan Maysir.
Ini menjadikan asuransi syariah sebagai salah satu perlindungan yang sesuai dengan nilai-nilai agama.
Kedua, asuransi syariah beroperasi berdasarkan prinsip tabarru (sumbangan) dan ta\'awun (kerjasama mutual). Prinsip Tabarru mendorong individu untuk berkontribusi ke dalam dana bersama, membantu mereka yang mengalami musibah kerugian.
Dengan demikian, terdapat adanya tolong menolong antar peserta dan mendorong tanggung jawab bersama.
Ketiga, dalam asuransi syariah, surplus dari Dana Tabarru dibagikan di antara peserta. Model pembagian surplus ini memungkinkan peserta untuk mendapatkan manfaat finansial lebih dari sekadar perlindungan terhadap risiko.
Keempat, perusahaan asuransi syariah sebagai pengelola diwajibkan untuk menjaga
transparansi dalam operasional dan transaksi keuangan perusahaan. Peserta mendapatkan pemahaman yang jelas tentang bagaimana kontribusi dikelola dan dibagikan, sehingga membangun kepercayaan dan keadilan dalam sistem.
Kelima, asuransi syariah sejalan dengan prinsip kesejahteraan sosial dan tanggung jawab
sosial perusahaan, dengan mengedepankan kesejahteraan individu dan juga berkontribusi pada pembangunan masyarakat.
Dengan mendorong saling tolong-menolong dan inisiatif amal, asuransi syariah membina budaya tanggung jawab sosial dan kasih sayang.
“Prudential Syariah berkomitmen untuk terus mendorong literasi asuransi agar manfaatnya bisa menjangkau masyarakat lebih luas. Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, untuk bersama-sama menjadi katalis pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia sekaligus mewujudkan kehidupan yang penuh berkah,” jelas Rina.
#asuransi-syariah #keuangan-syariah #prudential-syariah
https://money.kompas.com/read/2024/10/23/173130526/pentingnya-pahami-asuransi-syariah-sejak-dini