Sampoerna (HMSP) Ambil Langkah Berani, Sahamnya Ditarget Segini
Sampoerna (HMSP) mengambil langkah berani pada Oktober. Gudang Garam (GGRM) tidak. Begini rekomendasi terbaru saham HMSP, GGRM, dan WIIM. - Halaman all
(InvestorID) 23/10/24 18:28 16892473
JAKARTA, investor.id – PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mempertahankan harga rokok kretek mesin (SKM) pada Oktober. Namun, Sampoerna membuat langkah berani dengan menaikkan harga rokok putih mesin (SPM) paling mahalnya sebesar 2,1-3,8% mom.
“SPM Sampoerna (HMSP) dibanderol dengan harga Rp 2.145/batang untuk Marlboro Filter Black dan Rp 2.595/batang untuk Marlboro Red,” tulis analis RHB Sekuritas, Wendy Chandra dalam risetnya.
Di lain pihak, PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) akhirnya menaikkan harga SKM merek Diplomat Evo sebesar 2,9% mom pada Oktober, setelah mempertahankan harganya sejak Januari. Sedangkan harga SKM lainnya di pasar tetap.
Dibatasi oleh volume penjualan maksimum 3 juta batang agar tetap berada di tier 2, penjualan SKM Wismilak (WIIM) sangat bergantung pada kenaikan harga. Namun, dengan tren peningkatan konsumsi rokok yang lebih murah, WIIM diuntungkan dari penjualan filter dan rokok kretek tangan (SKT). Produk SKT WIIM lebih murah (Rp 840-880/batang) dibandingkan produk SKT tier 1 (Rp 1.375/batang).
“Kami lebih menyukai HMSP dibandingkan WIIM,” sebut Wendy.
Sementara itu, berdasarkan survei RHB di lapangan untuk tingkat distributor, penjualan pada September lebih lemah dibandingkan Agustus. Merek-merek HMSP dan GGRM mengalami penurunan penjualan, sementara pertumbuhan permintaan untuk merek di bawah tier 2 tetap moderat.
“Untuk HMSP, merek yang mengalami penurunan terbesar adalah Marlboro karena harganya lebih mahal dibandingkan merek SKM lainnya,” ungkap dia.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Dengan berbagai pertimbangan, RHB lebih memilih HMSP karena yield dividen lebih tinggi. Adapun potensi kenaikan cukai nol persen atau moderat pada 2025 diperkirakan tidak cukup untuk mendorong volume penjualan produk tier 1, mengingat alternatif yang lebih murah (downtrading) masih menjadi pilihan konsumen dalam kondisi saat ini.
“Kami tetap menyukai HMSP karena rasio pembayaran dividen mendekati 100% dan eksposur yang tinggi pada produk SKT Sampoerna Kretek yang lebih murah sebesar Rp 1.375/batang,” jelas Wendy.
RHB menetapkan saham HM Sampoerna atau HMSP sebagai pilihan teratas di sektor tembakau. Rekomendasi untuk saham HMSP adalah buy dengan target harga Rp 970.
Broker efek itu juga merekomendasikan buy saham Wismilak (WIIM), meski bukan pilihan utama. Target harga saham WIIM dipatok Rp 1.380. Sedangkan rekomendasi untuk saham Gudang Garam (GGRM) adalah sell, dengan target harga Rp 13.700.
Secara keseluruhan, RHB mempertahankan rating netral untuk sektor tembakau. Risiko utamanya jika daya beli lebih lemah dari perkiraan, terjadi perdagangan rokok ilegal di kota tier 2, dan kenaikan harga tembakau.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #hmsp #sampoerna #ggrm #wiim #gudang-garam #wismilak #harga-rokok #rekomendasi-saham #rhb #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/377717/sampoerna-hmsp-ambil-langkah-berani-sahamnya-ditarget-segini