Saham Unilever (UNVR) Ambruk, Target Harga Berubah

Saham Unilever (UNVR) Ambruk, Target Harga Berubah

Saham Unilever Indonesia (UNVR) ambruk, gara-gara apa? Simak rekomendasi terbaru saham UNVR, termasuk perubahan target harganya. - Halaman all

(InvestorID) 24/10/24 16:54 16936929

JAKARTA, investor.id – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan laba bersih Rp 543 miliar pada kuartal III-2024, anjlok 46,7% qoq atau ambles 62% yoy. Alhasil, total laba bersih Unilever Indonesia sepanjang Januari-September 2024 mencapai Rp 3 triliun atau tergerus 28,1% yoy.

“Angka tersebut jauh di bawah ekspektasi, yaitu 65,3% dan 65% dari perkiraan kami dan konsensus,” tulis analis RHB Sekuritas, Vanessa Karmajaya dalam risetnya.

Adapun pendapatan Unilever Indonesia pada kuartal III-2024 sebesar Rp 8,4 triliun, turun 6,6% qoq atau terpangkas 18% yoy. Dengan begitu, total penjualan sepanjang Januari-September 2024 mencapai Rp 27,4 triliun, terkikis 10,1% yoy. Pencapaian tersebut sesuai ekspektasi RHB sebesar 75,6% dari perkiraan tahun ini, namun di bawah konsensus sebesar 72,9%.

Penurunan itu disebabkan oleh lambatnya pemulihan volume, yang dipicu oleh sentimen negatif dan beberapa masalah internal, antara lain ketidakstabilan harga di saluran distribusi dan portofolio produk. Harga dasar produk emiten berkode saham UNVR tersebut turun sekitar 2% yoy pada kuartal III-2024 dibandingkan kuartal II-2024 yang terkoreksi 5,2% dan kuartal III-2023 yang melemah 1%.

“Kami khawatir volume dasar UNVR yang turun 16,1% yoy pada kuartal III-2024 (kuartal II-2024 turun 1,8%; kuartal III-2023 naik 4,3%) seiring dengan penurunan pangsa pasar,” jelas Vanessa.

UNVR berharap dapat mengurangi stok di saluran utama sebesar 50% pada akhir 2024 dibandingkan posisi pada 2021. Inisiatif pengurangan stok itu merupakan kelanjutan dari upaya perseroan yang dimulai pada semester I-2023. UNVR juga sedang menyelaraskan harga di semua saluran dan menerapkan inisiatif pengendalian biaya yang lebih kuat, seperti otomatisasi di pabriknya.

UNVR memperkirakan inisiatif tersebut bakal berdampak signifikan pada semester II-2025. Biaya transformasi diperkirakan terus berlanjut pada kuartal IV-2024, meski dengan dampak nominal yang lebih rendah dibandingkan kuartal III-2024.

“Kami akan terus memantau dampak positifnya, karena kami berpikir tantangan UNVR berasal dari daya saing produknya. Dampak boikot yang masih terasa dan lemahnya daya beli juga telah menyebabkan konsumen beralih ke produk lain yang lebih murah,” ungkap Vanessa.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Meski biaya iklan dan promosi (A&P) lebih tinggi pada kuartal III-2024 (meningkat 9,7% qoq atau naik 2,3% yoy), menurut Vanessa, belum terlihat perbaikan pada volume dan pangsa pasar UNVR. Dia melihat ke depan UNVR masih buram.

Sebab itu, RHB memutuskan untuk menurunkan proyeksi laba UNVR pada 2024, 2025, dan 2026 sebesar 13,1%, 10,2%, dan 7,1%, serta menggeser dasar valuasi ke tahun depan. Meski saham UNVR diperdagangkan pada estimasi P/E 2025 sebesar 18 kali (SD -1,5 dari rata-rata 5 tahun), RHB tidak melihat perbaikan pada UNVR dalam waktu dekat karena persaingan ketat dan perubahan preferensi konsumen.

Broker efek itu mempertahankan rekomendasi netral untuk saham UNVR dengan target harga baru sebesar Rp 2.170 dari sebelumnya Rp 2.500. Perubahan target harga saham tersebut sudah termasuk premium ESG sebesar 8%, karena nilai ESG UNVR sebesar 3,4 atau di atas median negara yang sebesar 3.

Pada perdagangan Kamis (24/10/2024), saham Unilever Indonesia (UNVR) ambruk 8,5% ke level Rp 2.130. Dalam sepekan terakhir, UNVR terjungkal 10,1% dan year to date (ytd) ambles 39,6%.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #unvr #unilever #saham-unvr #laba-unilever-indonesia #saham-unilever #rekomendasi-saham #rhb #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/377839/saham-unilever-unvr-ambruk-target-harga-berubah