Prabowo Bakal Hapus Utang 6 Juta Petani dan Nelayan, Ini Tanggapan Bankir Halaman all
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan menghapuskan utang kredit macet sekitar 6 juta petani, nelayan, hingga pelaku UMKM. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 24/10/24 15:59 17001372
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan menghapuskan utang kredit macet sekitar 6 juta petani, nelayan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Langkah pemutihan itu dilakukan dengan tujuan membuka kembali akses kredit para petani, nelayan, dan pelaku UMKM yang saat ini masuk daftar hitam atau blacklist pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Wacana tersebut pun disambut positif oleh sejumlah bankir, karena dinilai dapat membuka peluang penyaluran kredit baru bagi bank.
SHUTTERSTOCK/JUICY FOTO Ilustrasi kredit, kredit perbankan.Direktur Keuangan PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI Ade Cahyo Nugroho mengatakan, nasabah yang tidak membayarkan kreditnya akan selamanya masuk blacklist OJK sebelum menyelesaikan kewajibannya, meskipun "utang" tersebut sebenarnya sudah dibayarkan oleh pihak asuransi.
"Jadi saya rasa ini niat baik dari presiden baru kita untuk mebuka kesempatan buat mereka punya akses ke perbankan," kata dia dalam Indonesia Industry Outlook 2025, di Kamis (24/10/2024).
Dengan dihapuskannya catatan utang kredit macet di SLIK OJK, para petani, nelayan, dan UMKM bisa kembali mengakses pembiayaan perbankan.
"Kan enggak semuanya dong yang di masa lalu adalah saat ini jadi nasabah yang jelek," sambungnya.
Terkait dengan aspek manajemen risiko, Ade bilang, industri perbankan saat ini sudah memiliki kemampuan "profiling" nasabah yang lebih baik, sehingga dapat meminimalisir potensi kredit bermasalah.
#penyaluran-kredit #kredit-macet #akses-kredit #utang-kredit