Beda Hasil Poltracking dan LSI, Suswono: Tak Ada Beban buat Kami

Beda Hasil Poltracking dan LSI, Suswono: Tak Ada Beban buat Kami

Suswono, calon wagub Jakarta, tak merasa terbebani oleh hasil survei yang berbeda. Ia tetap optimis dan berkomitmen untuk pelayanan terbaik. Halaman all

(Kompas.com) 26/10/24 15:34 17021772

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur Jakarta nomor urut 1, Suswono, mengaku tidak merasa terbebani dengan perbedaan hasil survei antara Poltracking dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait elektabilitas untuk Pilkada Jakarta 2024.

Menurutnya, hasil survei justru menjadi pemacu semangat bagi pasangan RIDO (Ridwan Kamil-Suswono) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jakarta jika terpilih nanti.

"Kalau ternyata surveinya jelek, berarti bagaimana kami menambah semangat untuk mengejar, begitu saja cara menanggapinya. Enggak ada beban lah buat kami," tutur Suswono saat ditemui di Jakarta Selatan, Sabtu (26/10/2024).

Suswono menekankan, ketika hasil survei menunjukkan posisi teratas, pasangan RIDO tidak akan tinggi hati.

Baginya, hasil survei merupakan penyemangat untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta.

"Bagi kami, survei bagus ya berarti kami menambah semangat untuk mempertahankan dan meningkatkan, kan gitu," ucapnya.

Terkait perbedaan hasil survei antara dua lembaga tersebut, Suswono menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Etik Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) untuk memanggil Poltracking dan LSI.

"Kami intinya sekali lagi, kami serahkan ke lembaga yang punya kewenangan untuk itu," tuturnya.

Diketahui, hasil jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis pada Rabu (23/10/2024) menunjukkan bahwa pasangan Pramono-Rano unggul dalam Pilkada Jakarta 2024 dengan elektabilitas sebesar 41,6 persen.

Sedangkan, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mencatatkan tingkat keterpilihan sebesar 37,4 persen.

Elektabilitas pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, cenderung stagnan di angka 6,6 persen.

Survei LSI ini dilakukan pada 10-17 Oktober 2024 dengan melibatkan 1.200 responden warga Jakarta yang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Sementara itu, hasil survei Poltracking yang dirilis pada Kamis (24/10/2024) menunjukkan bahwa pasangan Ridwan Kamil-Suswono memimpin dengan elektabilitas 51,6 persen.

Pasangan Pramono-Rano berada di urutan kedua dengan elektabilitas sebesar 36,4 persen, sedangkan paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, mencatatkan elektabilitas sebesar 3,9 persen.

Survei Poltracking ini digelar pada 10-16 Oktober 2024 dengan melibatkan 2.000 responden.

#suswono #survei-elektabilitas #pilkada-jakarta #pasangan-rido

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/10/26/15342601/beda-hasil-poltracking-dan-lsi-suswono-tak-ada-beban-buat-kami