BNI Proyeksikan Pertumbuhan Kredit Tembus 12 Persen sampai Akhir Tahun Halaman all
Dalam penyaluran kredit, BNI akan fokus pada segmen bisnis yang sehat di korporasi dan konsumer. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 26/10/24 21:27 17047218
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI memproyeksikan mampu mencetak kredit hingga 12 persen sampai akhir 2024.
Direktur Finance BNI Novita Widya Anggraini mengatakan, dalam penyaluran kredit, BNI akan fokus pada segmen bisnis yang sehat di korporasi dan konsumer. Di sisi lain, bank dengan logo 46 itu menguatkan peran dari perusahaan anak.
"Dengan manajemen likuiditas yang baik, kami optimistis akan dapat mencapai pertumbuhan kredit di kisaran 10 sampai 12 persen di akhir 2024," kata dia dalam kata dia dalam konferensi pers kinerja BNI Kuartal III-2024, ditulis Sabtu (26/10/2024).
SHUTTERSTOCK/WIBISONO.ARI Ilustrasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.Ia menambahkan, peluang pertumbuhan bisnis terlihat dari membaiknya proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang sesuai dengan visi dari pemerintahan baru dengan memfokuskan pada sektor prioritas.
"Sehingga kami juga secara proyeksi kami akan memfokuskan pada program prioritas seperti hilirisasi, ketahanan energi dan pangan, termasuk juga mendukung program perumahan," imbuh dia.
Novita juga berharap pertumbuhan kredit pada 2025 dapat lebih tinggi dari 2024.
Sampai kuartal III-2024 ini, BNI telah mencatat penyaluran kredit BNI naik 9,5 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 735 triliun sampai kuartal III-2024.
Jumlah tersebut ditopang oleh segmen berisiko rendah. Adapun, kredit korporasi blue chip, baik dari sektor swasta maupun BUMN serta institusi pemerintah, kredit konsumer, dan kontribusi dari perusahaan anak menjadi sumber pertumbuhan terbesar.
Pertumbuhan kredit ini didorong oleh segmen korporasi yang mencatat kenaikan sebesar 15,1 persen secara tahunan menjadi Rp 409,2 triliun.