Jadi Kreditur Terbesar Sritex, Manajeman BCA Buka Suara Halaman all

Jadi Kreditur Terbesar Sritex, Manajeman BCA Buka Suara Halaman all

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) buka suara terkait dengan informasi PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang resmi dinyatakan pailit. Halaman all

(Kompas.com) 28/10/24 09:15 17101851

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) buka suara terkait dengan informasi PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang resmi dinyatakan pailit.

Pasalnya, BCA diketahui menjadi kreditur bank dengan nilai tertinggi yang dimiliki emiten bersandi bursa SRIL tersebut.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan, BCA menghormati proses dan putusan hukum dari Pengadilan Niaga tersebut.

Wikimedia Commons/Almuharam Pailit adalah status hukum pengadilan berdasarkan UU Kepailitan. Sritex pailit karena digugat vendornya.

"BCA juga menghargai langkah hukum kasasi yang sedang diajukan oleh debitur yang bersangkutan," kata dia dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, dikutip Senin (28/10/2024).

Hera menambahkan, BCA juga terbuka untuk berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan terkait.

Hal tersebut juga termasuk dengan pihak kurator yang ditunjuk oleh pihak pengadilan dalam rangka mencapai solusi atau penyelesaian terbaik bagi debitor dan semua kreditur yang ada.

Hera melaporkan, rasio loan at risk (LAR) BCA mencapai 6,1 persen pada sembilan bulan pertama tahun 2024. Angka tersebut membaik dari posisi setahun lalu di angka 7,9 persen.

Sementara itu, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) berada di tingkat 2,1 persen. Sedangkan pencadangan LAR dan NPL ada pada tingkat yang memadai, masing-masing 73,5 persen dan 193,9 persen.

Dilansir dari Kontan, BCA menjadi kreditor terbesar dari perusahaan yang bergerak di bidang tekstil ini.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2024, Sritex diketahui memiliki utang di BCA baik itu jangka pendek dan jangka panjang.

Secara rinci, utang di BCA yang bersifat jangka pendek senilai 11.37 juta dollar AS dan yang bersifat jangka panjang senilai 71,31 juta dollar AS. Secara total, total utang Sritex di bank swasta terbesar di Tanah Air ini mencapai 82,68 juta dollar AS.

Adapun total utang bank untuk jangka panjang ataupun pendek Sritex berjumlah 828,09 juta dollar AS atau berkontribusi sekitar 51,8 persen dari total liabilitas yang dimiliki. Sebagai catatan, total liabilitas Sritex senilai1,59 miliar dollar AS.

#sritex #bca #pt-sri-rejeki-isman-tbk

https://money.kompas.com/read/2024/10/28/091553026/jadi-kreditur-terbesar-sritex-manajeman-bca-buka-suara?page=all&utm_source=Google&utm_medium=Newstand&utm_campaign=partner