Divonis Pailit, Sritex Punya Utang Rp9,7 T ke 28 Bank
Total utang Sritex mencapai US$1,6 miliar atau Rp25,1 triliun, di mana Rp9,7 triliun di antaranya adalah utang bank.
(CNN Indonesia) 28/10/24 15:08 17111611
Raksasa tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex tercatat memiliki utang sebesar US$1,6 miliar atau Rp25,1 triliun (kurs Rp15.735 per dolar AS). Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2024, utang didominasi oleh utang bank dan obligasi.
Dari total utang Rp25,1 triliun, sebesar US$618,9 juta atau Rp9,7 triliun berasal dari 28 bank. Bank tersebut di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BCA), State Bank of India, Singapore Branch, Citibank N.A., Indonesia dan PT Bank Muamalat Indonesia.
Sritex juga berutang ke PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, Standard Chartered Bank, PT Bank Permata Tbk, PT Bank China Construction Indonesia Tbk, PT Bank DKI, dan Bank Emirates NBD.
Utang Sritex tersebut terbagi atas jangka pendek sebesar US$131,42 juta dan jangka panjang US$1,47 miliar. Jumlah utang Sritex lebih besar dari aset. Total aset perusahaan tercatat hanya US$653,51 juta atau sekitar Rp10,12 triliun.
Hari ini, Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) Iwan Setiawan Lukminto menemui Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rangka membahas status pailit yang dialami raksasa tekstil tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Iwan bersama Agus mendiskusikan strategi besar untuk menyelamatkan perusahaan. Menurutnya, strategi itu memiliki tujuan jangka panjang.
"Jadi saya membuat strategi besar, intinya bagaimana untuk bisa semuanya lebih sustain. Jangan kita membuat plan itu tanggung-tanggung, bisa dirasakan masyarakat langsung," ujar Iwan saat ditemui di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Senin (28/10).
Ia juga memastikan, mesti telah dinyatakan pailit, hingga saat ini perusahaan tetap beroperasi secara normal.
Mengacu pada laporan keuangan tersebut, berikut daftar 28 bank yang utangi Sritex:
1. PT Bank Central Asia Tbk US$82 juta2. State Bank of India, Singapore Branch US$43 juta3. PT Bank QNB Indonesia Tbk US$37 juta4. Citibank N.A., Indonesia US$36 juta5. PT Bank Mizuho Indonesia US$34 juta6. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk US$33 juta7. PT Bank Muamalat Indonesia US$25 juta8. PT Bank CIMB Niaga Tbk US$25 juta9. PT Bank Maybank Indonesia Tbk US$25 juta10. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah US$24 juta11. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk US$24 juta12. MUFG Bank Ltd US$24 juta
13. Bank of China (Hong Kong) Limited US$22 juta14. PT Bank KEB Hana Indonesia US$22 juta15. Taipei Fubon Commercial Bank Co, Ltd US$20 juta16. Woori Bank Singapore Branch US$20 juta17. Standard Chartered Bank US$20 juta18. PT Bank DBS Indonesia US$ 18 juta19. PT Bank Permata Tbk US$17 juta20. PT Bank China Construction Indonesia Tbk US$15 juta21. PT Bank DKI US$9,1 juta22. Bank Emirates NBD US$9 juta23. ICICI Bank Ltd Singapore Branch US$7 juta24. PT Bank CTBC Indonesia US$7 juta25. Deutsche Bank AG US$6,9 juta26. PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk US$5 juta27. PT Bank Danamon Indonesia Tbk US$4,5 juta28. PT Bank SBI Indonesia US$4,4 juta.