Target Harga Saham Sido Muncul (SIDO) Direvisi, Ada Apa?

Target Harga Saham Sido Muncul (SIDO) Direvisi, Ada Apa?

Estimasi laba Sido Muncul (SIDO) direvisi, ada apa? Target harga saham SIDO juga direvisi. Simak penjelasannya. - Halaman all

(InvestorID) 28/10/24 14:14 17114058

JAKARTA, investor.id – RHB Sekuritas merevisi estimasi laba PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) pada 2024, 2025, dan 2026 sebesar 16,6%, 22,4%, dan 24,8%, serta memperbarui basis valuasi ke tahun depan. Target harga saham SIDO juga direvisi.

“Kami juga menurunkan asumsi pertumbuhan Sido Muncul jangka panjang dari 3% menjadi 2%, seiring kinerja kuartal III-2024 yang lemah,” tulis analis RHB Sekuritas, Vanessa Karmajaya dalam risetnya.

Pada kuartal III-2024, Sido Muncul membukukan laba bersih Rp 170 miliar atau anjlok 22,2% qoq, namun meningkat 22,5% yoy. Alhasil, total laba bersih sepanjang Januari-September 2024 mencapai Rp 778 miliar, naik 32,7% yoy. Pencapaian itu masih di bawah estimasi, yakni 59,4% dan 65% dari perkiraan RHB dan konsensus.

Adapun pendapatan emiten berkode saham SIDO tersebut pada kuartal III-2024 sebanyak Rp 730 miliar atau turun 13,4% qoq, tapi tumbuh 3,2% yoy. Dengan demikian, total pendapatan sepanjang Januari-September 2024 sebesar Rp 2,6 triliun atau meningkat 11,2% yoy. “Itu juga di bawah estimasi kami dan konsensus, masing-masing 62,8% dan 65,3%,” jelas Vanessa.

Sido Muncul (SIDO) mencatatkan penurunan pendapatan di segmen herbal sebesar 11,3% qoq dan 4,5% yoy pada kuartal III-2024 akibat pelemahan daya beli dan tertundanya musim hujan, yang berdampak pada volume penjualan. Pendapatan segmen F&B pada kuartal III-2024 juga turun 16% qoq, namun naik 19,6% yoy.

“SIDO mempertahankan pangsa pasarnya sebesar 72% di segmen herbal dan 50% di segmen minuman energi,” ungkap dia.

Sementara itu, saluran perdagangan umum (GT) menyumbang 80% dari total penjualan. Kemudian, perdagangan modern (MT) berkontribusi 16% dan e-commerce sebesar 4%.

Pada kuartal III-2024, penjualan via GT turun 3% yoy karena perubahan sistem perpajakan mendatang dan pelemahan daya beli. Sedangkan penjualan via MT naik 15% yoy, yang sebagian disebabkan oleh peningkatan penjualan sebesar 25% yoy di dua minimarket terbesar. Sebagai informasi, SIDO baru saja memulai metode pasokan langsung untuk produk Tolak Angin.

“Secara keseluruhan, penjualan SIDO di pasar domestik tumbuh sekitar 2% pada kuartal III-2024, sedangkan ekspor naik sekitar 40%,” sebut Vanessa.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Pada kuartal IV-2024, RHB memperkirakan bakal ada beberapa perbaikan secara kuartalan karena faktor musiman, promosi ‘last bite’, dan pilkada. Di sisi lain, SIDO dalam proses memperoleh lisensi yang diperlukan untuk memasuki pasar Vietnam dan Kamboja pada kuartal IV-2024.

Meski begitu, RHB tetap waspada terhadap prospek SIDO pada kuartal IV-2024 karena tingginya basis pada kuartal IV-2023 untuk segmen herbal, serta kondisi daya beli yang lemah. Apalagi, peluang terjadinya La Nina dalam beberapa bulan mendatang telah berkurang, yang akan membatasi pemulihan penjualan produk herbal dan suplemen.

“Meski SIDO mempertahankan target pertumbuhan dua digit (>10%) untuk pendapatan dan laba 2024, kami perkirakan itu bakal sulit dicapai. SIDO juga belum banyak berbagi detail tentang tingkat penjualan pada Oktober,” tutur Vanessa.

Sementara itu, walaupun belum memutuskan kenaikan harga pada awal 2025, SIDO berencana menaikkan harga beberapa produknya, meski dalam skala lebih kecil dibandingkan periode sebelumnya. Perseroan masih menunggu rincian lebih lanjut tentang penerapan pajak gula.

Dengan berbagai faktor yang ada, RHB merevisi rekomendasi saham Sido Muncul (SIDO) menjadi netral dari sebelumnya buy. Target harga saham SIDO juga direvisi menjadi Rp 620 dari sebelumnya Rp 860. Target harga baru tersebut mencakup 8% premi ESG.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #sido #sido-muncul #saham-sido #laba-sido-muncul #tolak-angin #produk-herbal #rekomendasi-saham #rhb #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378184/target-harga-saham-sido-muncul-sido-direvisi-ada-apa