JCC Dikelola Mandiri, PPKGBK Siapkan Strategi Dukung Industri MICE Halaman all
PPKGBK mulai melakukan langkah-langkah proporsional dalam rangka melakukan pengamanan Barang Milik Negara (BMN), yakni JCC. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 28/10/24 18:13 17123824
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Sekretariat Negara melalui Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) mengumumkan Perjanjian Kerja Sama Bangun Guna Serah antara PPKGBK dan PT Graha Sidang Pratama (PT GSP) atas Gedung Balai Sidang Jakarta atau Jakarta Convention Center (JCC) telah berakhir pada tanggal 21 Oktober 2024.
Sehubungan dengan hal tersebut, PPKGBK mulai melakukan langkah-langkah proporsional dalam rangka melakukan pengamanan Barang Milik Negara (BMN).
Hal ini sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam pidato pelantikan tentang perlunya keandalan dan kepiawaian dalam mengurus kekayaan negara.
FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi konferensi."Untuk selanjutnya, JCC akan dikelola secara mandiri oleh PPKGBK, sebagai bagian dari komitmen menjadikan kawasan ini sebagai pusat kegiatan Meetings, Incentives, Conferences, Exhibition (MICE) yang terintegrasi dengan seluruh fasilitas GBK, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan negara," kata Sri Lestari Puji Astuti, Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan PPKGBK dalam keterangan resmi, Senin (28/10/2024).
Sri Lestari menjelaskan, sebagai penghargaan kepada PT GSP yang telah menjadi mitra pengelolaan Gedung JCC selama ini, PPKGBK telah memberikan penawaran skema kerja sama baru sesuai ketentuan yang berlaku.
Hal ini, imbuh dia, sekaligus sebagai bagian dari itikad baik PPKGBK dalam rangka melindungi kepentingan para penyewa dan calon penyewa yang akan mengadakan kegiatan di JCC.
"Sesuai regulasi, bentuk kerja sama yang ditawarkan adalah menjadikan PT GSP sebagai pendukung kegiatan event, antara lain sumber daya manusia, peralatan, hingga penyediaan jamuan," ujar Sri Lestari.
Adapun setelah dikelola mandiri, ada beberapa strategi PPKGBK dalam mengembangkan JCC.