IHSG Turun di Awal Sesi, Rupiah Menguat di Pasar Spot
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (30/10/2024). Halaman all
(Kompas.com) 30/10/24 10:18 17193301
JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (30/10/2024).
Sementara, mata uang garuda pagi ini menguat pada perdagangan pasar spot.
Melansir data RTI, pukul 09.03 WIB, IHSG bergerak di posisi 7.569,78. IHSG melemah 36,8 poin atau 0,48 persen dibanding penutupan sebelumnya pada level 7.606,60.
SHUTTERSTOCK/THAPANA STUDIO Ilustrasi saham.Sebanyak 174 saham melaju di zona hijau dan 145 saham di zona merah. Sedangkan 194 saham lainnya stagnan.
Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 920,87 miliar dengan volume 1,1 miliar saham.
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, pasar diproyeksikan akan bergerak cepat karea tingginya volatilitas.
Di sisi lain, tekanan datang dari Uni Eropa yang telah mengenakan tarif senilai 45 persen pada kendaraan listrik China. Hal ini tentu saja memberikan peningkatan ketegangan di antara keduanya.
Dari dalam negeri, pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk memasukkan aktivitas ekonomi bawah tanah atau shadow economy ke dalam sistem perpajakan.
Shadow economy terdiri dari kegiatan ekonomi yang tidak tercatat secara resmi dan nilainya diperkirakan antara 8 sampai 19 persen dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia.
"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance di level 7.560 hingga 7.675," kata dia dalam analisisnya, Rabu (30/10/2024).
SHUTTERSTOCK/MAHARDIKA ARGHA Ilustrasi nilai tukar rupiah.Sedangkan, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menjelaskan, IHSG diperkirakan akan memulai pembalikan tren apabila tetap berada di atas support Fibonacci 7.858.
Meski demikian, adanya penembusan di bawah 7858 akan membuka jalan untuk melanjutkan struktur koreksi wave (ii) menuju 7.500 sampai 7.550.
"Level support IHSG berada di 7.585, 7.501, dan 7.449, sementara level resistennya di 7.666, 7.752, 7.810, dan 7.850. Berdasarkan indikator, MACD menunjukkan kondisi netral," terang dia.
Sementara itu, bursa kawasan Asia bergerak bervariasi, dengan penurunan Strait Times 0,39 persen (14,41 poin) ke level 3.576,26, Shanghai Composite tumbuh 0,10 persen (3,38 poin) di level 3.289,79.
Sementara, Nikkei 225 tumbuh 1,02 persen (396,10 poin) ke level 39.299,80, dan Hang Seng turun 0,38 persen (78,6 poin) ke level 20.622,53.
Rupiah menguat
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot pagi ini melemah.
Melansir data Bloomberg, pukul 09.41 WIB rupiah berada pada level Rp 15.735,5 per dollar AS atau menguat 35 poin (0,22 persen) dibanding penutupan pekan lalu Rp 15.771 per dollar AS.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra menyampikan, semalam data lowongan pekerjaan AS September menunjukan jumlah lowongan yang lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya atau 7,4 juta berbanding 7,8 juta.
Hasil ini sedikit banyak mendorong pelemahan dollar AS untuk sementara dan mungkin bisa mendorong penguatan rupiah terhadap dollar AS untuk hari ini.
Itu dapat terjadi di tengah sentimen-sentimen yang masih bisa mendorong penguatan dollar AS lagi seperti potensi perang di Timur Tengah dan potensi kemenangan Trump dalam pemilu presiden AS pekan depan.
Ariston mengungkapkan, berbagai data tenaga kerja AS yang akan dirilis malam ini hingga akhir pekan menjadi data yang paling ditunggu pelaku pasar, sehingga hasil data ini akan mengubah arah pergerakan asset terutama dollar AS.
"Potensi penguatan rupiah ke arah 15.700 hingga 15.730, dengan potensi resisten di kisaran 15.800," terang dia.
#saham #ihsg #nilai-tukar-rupiah #rupiah-menguat #ihsg-melemah