Jobstreet: GenAI Jadi Pendorong Transformasi Dunia Kerja Indonesia

Jobstreet: GenAI Jadi Pendorong Transformasi Dunia Kerja Indonesia

Peningkatan keterampilan digital dengan penggunaan GenAI sejalan upaya pemerintah meningkatkan produktivitas tenaga kerja menuju Indonesia Emas 2045. Halaman all

(Kompas.com) 30/10/24 12:05 17197607

JAKARTA, KOMPAS.com – Teknologi Generative AI (GenAI) semakin menggeliat di Indonesia, menciptakan perubahan signifikan di dunia kerja. Jobstreet by SEEK, melalui laporan terbarunya "Decoding Global Talent 2024: GenAI Edition," mengungkapkan dampak teknologi ini terhadap preferensi karier dan cara kerja di era digital yang dinamis.

Hasil survei ini didukung oleh lebih dari 150.000 responden di 180 negara, termasuk 19.154 pekerja Indonesia, menunjukkan tingginya adaptasi teknologi GenAI di kalangan pekerja Indonesia.

Laporan ini mengungkapkan, 38 persen pekerja di Indonesia kini menggunakan GenAI setiap bulan, mendekati rata-rata global sebesar 39 persen.

Sawitri, Country Head of Marketing Jobstreet by SEEK, mengatakan bahwa perkembangan ini mencerminkan potensi besar Indonesia dalam mengintegrasikan teknologi canggih ke dalam rutinitas kerja profesional.

“Survei kami menemukan bahwa manfaat terbesar GenAI bagi pekerja profesional di Indonesia adalah kemampuannya membantu efektivitas kerja sehari-hari. Sekitar 53 persen responden merasa GenAI membantu menghemat waktu, sementara 47 persen mengatakan teknologi ini berperan penting dalam memenuhi deadline,” ujar Sawitri, melalui keterangan pers, Rabu (30/10/2024).

Menurut laporan tersebut, pekerja Indonesia telah memanfaatkan GenAI untuk berbagai aktivitas produktif. Sebanyak 41 persen menggunakan AI untuk studi dan riset, 41 persen untuk tugas kreatif seperti menulis, dan 37 persen untuk tugas administratif.

GenAI juga mendukung pengembangan keterampilan, di mana 48 persen responden memanfaatkannya untuk pembelajaran skill baru, 46 persen untuk mendapatkan pengetahuan umum, dan 36 persen untuk menerjemahkan bahasa.

Peningkatan keterampilan digital yang didorong oleh penggunaan GenAI sejalan dengan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial, terutama pada pengembangan sumber daya manusia. Tren ini semakin memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Lebih lanjut, Jobstreet by SEEK juga melihat adanya tiga profil utama dalam penggunaan GenAI di kalangan pekerja Indonesia.

Sebanyak 18 persen pekerja di bidang teknologi menggunakan GenAI sebagai “rekan kerja” untuk mendukung aktivitas mereka, sedangkan 7 persen di sektor pemasaran dan media berperan sebagai “GenAI Expert” yang meninjau hasil AI dan melakukan penyesuaian.

Sementara itu, 7 persen pekerja di bidang administrasi berperan sebagai “GenAI Taskmaster” yang memanfaatkan GenAI untuk mengelola tugas-tugas rutin.

Ciptakan lowongan kerja

Di tengah peningkatan adopsi AI, Jobstreet by SEEK meluncurkan gerakan #NextMillionJobs, yang bertujuan menciptakan satu juta lowongan pekerjaan baru dalam satu tahun di Indonesia.

Gerakan ini tidak hanya fokus pada penambahan lapangan kerja tetapi juga berupaya memperkuat keterampilan para pencari kerja agar lebih siap bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Sawitri menambahkan bahwa tantangan dalam penerapan GenAI di Indonesia masih ada, terutama dalam hal pelatihan terstruktur dan akses terhadap sumber daya.

"Hampir setengah dari pekerja Indonesia secara aktif memodifikasi output GenAI, menunjukkan tingkat kemandirian dan kepercayaan diri yang tinggi. Mereka tidak hanya menerima output AI secara pasif, namun juga aktif mengolah dan menyempurnakannya," jelasnya.

Selain meningkatkan efektivitas dan produktivitas pekerja, GenAI juga dianggap mampu memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja yang dinamis. Laporan ini merekomendasikan sejumlah strategi bagi perusahaan untuk memaksimalkan manfaat GenAI di lingkungan kerja, seperti pengembangan keterampilan pekerja.

#jakarta #jobstreet #genai

https://money.kompas.com/read/2024/10/30/120531626/jobstreet-genai-jadi-pendorong-transformasi-dunia-kerja-indonesia