Prabowo Siapkan Rp 15 Triliun Buat Cetak Sawah Baru Halaman all

Prabowo Siapkan Rp 15 Triliun Buat Cetak Sawah Baru Halaman all

Presiden Prabowo bakal menganggarkan dana Rp 15 triliun untuk program cetak sawah baru dan intensifikasi lahan. Halaman all?page=all

(Kompas.com) 31/10/24 09:14 17266271

KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah berkomitmen untuk mencapai swasembada pangan tahun 2028.

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu menetapkan alokasi anggaran cetak sawah senilai Rp 15 triliun pada tahun 2025. Dana APBN itu akan disalurkan melalui Kementerian Pertanian.

Menurut Zulhas, untuk tahun depan saja, target cetak sawah 150.000 hektar, sedangkan intensifikasi 80.000 hektar.

“Totalnya Rp 15 triliun. Intensifikasi 80.000 hektar. Cetak sawah atau ekstensifikasi 150 ribu hektar,” kata Zulhas usai rapat koorinasi (rakor) di Jakarta dikutip pada Kamis (31/10/2024).

Dalam rakor dihadiri jajaran Kementerian Keuangan dan Sekretaris Bapanas Sarwo Edhy, Zulhas melanjutkan, sebenarnya total keseluruhan anggaran mencapai Rp 139,4 triliun untuk seluruh program ketahanan pangan nasional lintas kementerian lembaga.

Di dalamnya termasuk program cetak sawah oleh Kementerian Pertanian. Kementerian lain juga kebagian menggarap beberapa proyek ketahanan pangan.

“Ternyata anggaran cukup besar untuk ketahanan pangan, itu tahun 2025 ada Rp 139,4 triliun totalnya, tapi tersebar,” kata Zulhas.

Sebagai contoh, Kementerian BUMN mendapat anggaran sekitar Rp 44 triliun untuk distribusi pupuk.

Kemudian, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga mendapatkan anggaran untuk program bendungan dan irigasi. Namun, Zulhas tidak menyebut jumlah anggaran yang diterima Kementerian PU.

Kementerian Desa juga mendapatkan anggaran sebesar Rp 16,25 triliun untuk program ketahanan pangan di desa-desa.

“Nah ini kami akan koordinasikan, nanti outputnya apa, apa yang akan dikerjakan, harus betul-betul bisa terintegrasi, terarah, sehingga target yang kita ingin capai, swasembada pangan itu betul-betul bisa kita realisasikan,” tutur Zulhas.

Kemudian, untuk program makan bergizi gratis, Badan Gizi Nasional sebagai penyelenggara mendapatkan anggaran Rp 71 triliun.

“Program pemenuhan gizi nasional itu ada Rp 63,356 triliun. Tapi juga ada dukungan manajemennya, itu Rp 7,433 triliun,” kata Zulhas.

Dalam kesempatan itu, Zulhas juga mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menargetkan swasembada pangan pada 2028 atau 2029.

Kemenkeu siapkan anggaran

Kementerian Keuangan akan menyiapkan anggaran untuk merealisasikan janji Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia swasembada beras.

#cetak-sawah #swasembada-pangan

https://money.kompas.com/read/2024/10/31/091406526/prabowo-siapkan-rp-15-triliun-buat-cetak-sawah-baru?page=all