Pelaku Bisnis Peternakan RI Jajaki Kerja Sama dengan Pakistan Halaman all
Kerja sama ini membuka peluang baru dalam meningkatkan perdagangan dan investasi antara kedua negara. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 31/10/24 22:29 17287715
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku usaha, pejabat, hingga pembuat keputusan Indonesia dan Pakistan berkumpul di CEO Summit Bali 2024 beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak menjajaki peluang kerja sama, khususnya di bidang peternakan.
Acara ini mempertemukan para pemimpin industri terkemuka, pembuat kebijakan, dan pejabat pemerintah untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi baru, dengan diskusi mendalam mengenai perdagangan, pariwisata, dan investasi.
Salah satu kesepakatan yang dicapai di CEO Summit Bali adalah antara PT Mitra Berlian Unggas (MBU) dan Quetta Chamber of Commerce & Industry dari Pakistan.
FREEPIK/TAWATCHAI07 Ilustrasi peternakan ayam, ayam broiler.Kerja sama ini membuka peluang baru dalam meningkatkan perdagangan dan investasi antara kedua negara.
Daffa, Direktur Bisnis Hilir MBU, menjelaskan kolaborasi antara MBU dan Quetta Chamber of Commerce & Industry dipandang sebagai langkah signifikan dalam memperkuat sinergi antar sektor pangan di kedua negara.
"Perdagangan bilateral dan kerja sama antara Indonesia dan Pakistan merupakan peluang besar yang dapat terus dikembangkan," jelas Daffa dalam keterangan tertulis, Kamis (31/10/2024).
Dia menuturkan, MoU yang ditandatangani diharapkan dapat membuka jalan untuk lebih banyak investasi di sektor pangan dan menciptakan keuntungan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Pemerintah Indonesia kini menempatkan sektor pangan, terutama industri perunggasan, sebagai salah satu fokus utama dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Dengan permintaan domestik yang tinggi terhadap daging ayam broiler, industri ini diharapkan menjadi salah satu sektor unggulan yang mampu menopang kebutuhan pangan di dalam negeri.