Harga Bitcoin Ambruk Terseret Pelemahan Pasar Saham AS

Harga Bitcoin Ambruk Terseret Pelemahan Pasar Saham AS

Harga Bitcoin juga ambruk terseret pelemahan pasar saham AS setelah laporan keuangan kuartal III-2024 raksasa teknologi mengecewakan - Halaman all

(InvestorID) 01/11/24 06:45 17305759

JAKARTA, investor.id - Pasar kripto anjlok parah dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin juga ambruk terseret pelemahan pasar saham Amerika Serikat (AS) setelah laporan keuangan kuartal III-2024 raksasa teknologi mengecewakan.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (1/11/2024) pukul 06.20 WIB, kapitalisasi pasar kripto global anjlok 5,5% menjadi US$ 2,3 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) ambles 2,9% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 70.477 per koin atau setara Rp 1,1 miliar (kurs, Rp 15.724).

Pelemahan juga terjadi pada Binance (BNB) sebesar 3,5% dalam 24 jam. Sehingga BNB dibanderol dengan harga US$ 576 per koin. Sementara Ethereum (ETH) malah melesat 5,4% menjadi US$ 2.520 per koin.

Dikutip dari Coindesk, harga aset kripto dan saham terkait mengalami penurunan seiring dengan para trader yang terlihat mengurangi posisi long setelah kenaikan signifikan sebelumnya. Bitcoin (BTC) kembali gagal menembus rekor tertinggi di atas US$ 73.700.

Penurunan harga ini terjadi bersamaan dengan penurunan besar di pasar saham AS, di mana Nasdaq dan S&P 500 masing-masing turun 2.3% dan 1.5%. Raksasa teknologi seperti Meta (META) dan Microsoft (MSFT) menekan indeks setelah laporan keuangan yang mengecewakan.

Saham yang terhubung dengan aset digital juga mengalami kerugian. Saham Coinbase (COIN) turun 7% setelah gagal memenuhi target pendapatan, sementara Robinhood (HOOD) anjlok 13%. Penambang Bitcoin, termasuk Marathon Digital (MARA), Riot Platforms (RIOT), dan Cleanspark (CLSK), juga mengalami penurunan antara 5%-10%.

Beli Bitcoin

MicroStrategy (MSTR), yang mengumumkan rencana penggalangan modal sebesar US$ 42 miliar untuk membeli lebih banyak Bitcoin, hanya turun 2.5%.

Geoffrey Kendrick, kepala riset aset digital di Standard Chartered, mencatat dalam laporan pagi bahwa ada risiko pengurangan posisi menjelang pemilu Presiden (Pilpres) AS yang akan datang. Meskipun demikian, dia memperkirakan bahwa penurunan ini hanya akan menjadi kemunduran sementara, dengan harga yang diprediksi akan naik setelah pilpres AS, terlepas dari hasilnya.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa kemenangan besar Partai Republik akan menjadi skenario paling bullish untuk aset digital, dengan bank tersebut menetapkan target harga Bitcoin tahun ini di US$ 125 ribu, dan altcoin seperti Solana (SOL) diharapkan mendapat keuntungan dari lingkungan regulasi yang lebih ramah.

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-bitcoin #bitcoin #ethereum #binance #pasar-kripto #pasar-saham-as #raksasa-teknologi #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378706/harga-bitcoin-ambruk-terseret-pelemahan-pasar-saham-as