NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street terpukul telak pada Kamis (31/10/2024). Setelah laporan keuangan (lapkeu) kuartalan dari raksasa teknologi menunjukkan hasil yang mengecewakan.
Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 anjlok 1,86% ke posisi 5.705,45, sedangkan Nasdaq Composite ambles 2,76% menjadi 18.095,15. Kedua indeks ini mencatat penurunan harian terbesar sejak 3 September 2024. Penurunan juga dialami Dow Jones Industrial Average sebesar 378,08 poin (0,9%) menjadi 41.763,46.
Saham Microsoft tergelincir 6% setelah panduan pendapatan perusahaan tidak sesuai harapan investor, meskipun laba kuartalannya mengungguli perkiraan. Saham Meta Platforms (induk perusahaan Facebook) merosot lebih dari 4% setelah jumlah pengguna yang tercatat tidak memenuhi ekspektasi, dan perusahaan memperkirakan belanja modalnya akan meningkat signifikan pada 2025.
"Kami mulai melihat bahwa antusiasme terhadap AI dan potensinya saja tidak cukup. Meskipun perusahaan-perusahaan ini masih terkait dengan tren tersebut dan memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang yang positif, pertumbuhannya belum mencapai harga yang telah dimasukkan," kata Ross Mayfield, Ahli Strategi Investasi di Baird Private Wealth Management.
Lapkeu dari raksasa teknologi minggu ini mencatat hasil beragam. Saham Alphabet sempat naik hampir 3% pada Rabu (30/10/2024), setelah mencatat pertumbuhan pendapatan yang kuat. Tetapi AMD merosot lebih dari 10% karena panduan perusahaan untuk kuartal keempat mengecewakan investor.
Lapkeu dari Apple dan Amazon dijadwalkan dirilis setelah penutupan perdagangan pada Kamis.
Data AS Terbaru
Data AS terbaru menunjukkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) mencatat inflasi tahunan sebesar 2,1% pada September, sesuai dengan perkiraan dan semakin mendekati target 2% yang ditetapkan The Fed.
Angka inflasi PCE ini merupakan indikator inflasi pilihan utama The Fed. Pembacaan PCE ini, bersama dengan laporan payroll dan data pengangguran Oktober pada Jumat (1/11/2024), akan menjadi bahan pertimbangan dalam keputusan suku bunga The Fed pada 7 November.
Indeks utama berada di jalur untuk mengakhiri pekan dengan hasil negatif. Dow Jones tercatat turun 0,8% sepanjang pekan, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing merosot sekitar 1,8% dan 2,3%.
Kamis juga menjadi hari perdagangan terakhir dalam bulan yang penuh fluktuasi, dengan ketidakpastian tinggi menjelang pemilihan presiden (pilpres) AS pada 5 November. Dow Jones jatuh 1,3% sepanjang Oktober, S&P terpangkas 1%, dan Nasdaq turun 0,5% selama periode tersebut.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News