Punya 3 Program Prioritas, Mendag Soroti Rendahnya Produktivitas dan Minimnya Legalitas UMKM
Mendag menyoroti masih rendahnya produktivitas dan minimnya legalitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Menengah). Halaman all
(Kompas.com) 01/11/24 19:00 17330883
JAKARTA, KOMPAS.com -Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyoroti masih rendahnya produktivitas dan minimnya legalitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Menengah).
Hal itu disampaikan Budi dalam kuliah umum soal Kebijakan Perdagangan Indonesia di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (31/10/2024).
Budi menyebutkan, beberapa tantangan yang kerap ia temui di lapangan, produktivitas UMKM rendah dan minimnya UMKM yang sudah memiliki sisi legalitas.
SHUTTERSTOCK/BLEAKSTAR Ilustrasi UMKM, strategi bisnis UMKM.“Penciptaan lapangan pekerjaan melalui UMKM memang penting, tetapi peningkatan produktivitas merupakan kunci keberlanjutan bisnis UMKM,” kata Budi, dikutip dari siaran pers Kementerian Perdagangan, Jumat (1/11/2024).
Oleh karena itu, Kemendag memiliki tiga program prioritas, salah satunya peningkatan UMKM. Ketiga program tersebut antara lain pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan peningkatan UMKM BISA (Berani Inovasi, Siap Adaptasi) Ekspor.
Budi mengatakan, ketiga program itu saling terkait dan membutuhkan kerja sama strategis banyak pihak.
“Penguatan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan peningkatan UMKM BISA ekspor merupakan tiga program yang menjadi fokus utama Kemendag saat ini. Semuanya bermuara untuk mempertahankan, bahkan melanjutkan tren positif dari neraca perdagangan Indonesia yang telah surplus selama 53 bulan ke belakang,” ujar Budi.
Budi menyebutkan, ketiga program tersebut memang menempatkan UMKM sebagai fokus tersendiri, mengingat UMKM berkontribusi signifikan terhadap postur perekonomian dengan rasio 99 persen dari keseluruhan unit usaha di Indonesia.
UMKM juga berkontribusi terhadap 60 persen produk domestik bruto atau PDB, serta penyerapan tenaga kerja hingga 97 persen.
KOMPAS.com/Labib Zamani Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam kunjungan kerjanya ke UMKM eksportir furnitur PT Mulya Abadi Indocarpentry di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (31/10/2024).Misalnya terkait target kedua, bisa dilakukan melalui upaya menjajaki pasar nontradisional dengan mengoptimalkan peran perwakilan perdagangan.
Selain itu, dilakukan penyelesaian tiga perundingan perdagangan bilateral dengan Kanada, Eurasia, dan Peru.
“Kemendag memastikan segala instrumen regulasi yang dibuat dapat menciptakan perdagangan yang berkeadilan. Semua ditujukan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi dan menyejahterahkan masyarakat,” kata Budi.
#menteri-perdagangan #umkm #produktivitas-umkm #budi-santoso