Harga BBM Alami Deflasi Dua Bulan Berturut-turut
BPS mencatat pada Oktober 2024, harga BBM jenis Pertamax turun sekitar 6-7 persen Halaman all
(Kompas.com) 01/11/24 18:40 17331380
JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mengalami penurunan selama dua bulan berturut-turut.
BPS mencatat pada Oktober 2024, harga BBM jenis Pertamax turun sekitar 6-7 persen dibandingkan bulan sebelumnya tau Rp 800-900 dan Pertamax Turbo turun 8-9 persen atau Rp 1.200-1.250.
Kemudian, Dexlite turun 9-10 persen atau Rp 1.200-1.450 dan Pertamina Dex turun 9-10 persen atau Rp 1.300-1.450.
Plt. Kepala BPS Amalia A. Widyasanti mengatakan, komoditas bensin mengalami deflasi sebesar 1,17 persen pada Oktober. Deflasi ini melanjutkan deflasi pada bulan sebelumnya yang sebesar 0,72 persen.
Dia mengungkapkan, deflasi komoditas bensin ini disebabkan oleh adanya penurunan harga BBM non-subsidi oleh PT Pertamina (Persero) dan tren penurunan harga minyak global.
Adapun Pertamina menyesuaikan harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, dan Dexlite, serta Pertamina Dex mulai 1 Oktober 2024.
“Harga BBM non-subsidi kembali mengalami penyesuaian sehingga harga BBM non-subsidi turun selama dua bulan berturut-turut,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (1/11/2024).
Alhasil kelompok transportasi mengalami deflasi sebesar 0,52 persen pada Oktober 2024, dengan andil ke deflasi periode ini sebesar 0,06 persen.
Komoditas utama penyumbang deflasi pada kelompok transportasi adalah komoditas bensin dan tarif angkutan udara, dengan andil deflasi masing-masing sebesar 0,06 persen dan 0,01 persen.
https://money.kompas.com/read/2024/11/01/184000126/harga-bbm-alami-deflasi-dua-bulan-berturut-turut