YLKI: Kenaikan Tiket Masuk Taman Nasional Terlalu Tinggi
Kebijakan kenaikan harga tiket masuk Taman Nasional yang diatur dalam PP No. 36 Tahun 2024 menuai kritik dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia. Halaman all
(Kompas.com) 02/11/24 08:02 17353866
KOMPAS.com – Kebijakan kenaikan harga tiket masuk Taman Nasional mulai 100 persen hingga 400 persen yang diatur dalam PP No. 36 Tahun 2024 menuai kritik dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, menilai kebijakan ini memberatkan konsumen dan bisa berdampak negatif pada minat masyarakat untuk berwisata. Hal itu dinilai kontraproduktif dengan upaya pemerintah meningkatkan jumlah wisatawan.
"Kenaikan itu jelas terlalu tinggi, dan bahkan bisa menjadi kebijakan yang kontra produktif,” kata Tulus Abadi kepada Kompas.com, Jumat (1/11/2024).
“Masyarakat menjadi malas untuk melakukan perjalanan wisata, apalagi tiket pesawat saat ini juga cenderung mahal," tambah dia.
Tulus juga menambahkan, pemerintah seharusnya memberi insentif untuk mendorong pariwisata, bukan justru menerapkan kebijakan yang membebani wisatawan.
“Kenaikan tarif yang cenderung ugal-ugalan adalah bentuk disinsentif,” kata Tulus.
Kebijakan baru ini juga tidak diiringi dengan jaminan peningkatan pelayanan atau fasilitas di lokasi wisata. Menurut YLKI peningkatan pelayanan merupakan hak konsumen yang harus dipenuhi, terutama jika tarif naik secara signifikan.
"Tidak ada jaminan adanya peningkatan pelayanan di lokasi wisata dan kebijakan kenaikan tarif yang mencapai 100-400 persen sebaiknya dibatalkan saja," kata Tulus.
YLKI juga mengusulkan beberapa hal yang seharusnya diperhatikan dalam upaya meningkatkan kualitas fasilitas taman nasional, terutama dalam hal infrastruktur dan kenyamanan pengunjung.
Menurut Tulus, pemerintah perlu memastikan keandalan infrastruktur, termasuk keamanan sarana bermain yang sudah terverifikasi, serta menjaga stabilitas harga makanan, minuman, dan oleh-oleh.
"Terlebih lagi, harga-harga makanan, minuman, dan oleh-oleh jangan sampai terlalu mahal, serta fasilitas seperti toilet dan musala yang bersih juga penting," kata dia.
Dengan adanya kritik ini, YLKI berharap agar pemerintah dapat meninjau ulang kebijakan kenaikan tarif taman nasional demi mendukung pertumbuhan pariwisata yang tetap ramah bagi wisatawan.
#ylki #naiknya-harga-tiket-masuk-taman-nasional #harga-tiket-masuk-taman-nasional-naik #tarif-taman-nasional-naik