InJourney Bidik Dampak Ekonomi Aquabike Jetski di Danau Toba Capai Rp 1,7 Triliun Halaman all
Ajang kejuaraan jet ski tingkat dunia tersebut bakal berlangsung di Danau Toba, Sumatra Utara sepanjang 13 sampai 17 November 2024. Halaman all
(Kompas.com) 02/11/24 19:25 17372246
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney membidik dampak ekonomi dari gelaran Aquabike Jet Ski World Championship bisa mencapai Rp 1,7 triliun.
Adapun ajang kejuaraan jet ski tingkat dunia tersebut bakal berlangsung di Danau Toba, Sumatra Utara sepanjang 13 sampai 17 November 2024.
Plt Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, penyelenggaraan Aquabike Jetski World Championship merupakan upaya untuk menghidupkan sektor pariwisata Danau Toba dan memperkuat posisi sebagai water sport tourism.
Dok. Indonesia.Travel Ilustrasi perahu di Danau Toba, Sumatera Utara.Gelaran ini akan berlangsung di empat kabupaten besar yang ada di sekitar Danau Toba yakni Kabupaten Karo, Dairi, Simalungun, dan Samosir.
Maka dari itu, event olahraga berskala internasional tersebut diharapkan bisa memberikan dampak pemerataan ekonomi bagi masyarakat sekitar Danau Toba yang holistik dan terintegrasi.
"Kami prediksi penyelenggaraan event ini akan memberikan dampak ekonomi sebesar Rp 1,7 triliun dalam beberapa tahun ke depan," ujar Maya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/11/2024).
Ia pun optimistis angka kunjungan wisatawan ke danau vulkanik terbesar di dunia itu trennya akan terus meningkat. Hal ini seiring dengan adanya beragam event internasional yang digelar untuk meningkatkan ketertarikan berkunjung ke Danau Toba.
"Ada tren kenaikan jumlah kunjungan ke Danau Toba yang signifikan dari tahun lalu, karena pembalap membawa kru dan keluarganya untuk berkunjung dan berlibur ke Indonesia," kata dia.
Event Aquabike Jet Ski World Championship tahun ini akan diikuti 73 pembalap dari 30 negara, di mana 10 di antaranya merupakan pembalap jetski Indonesia.
PIXABAY/HERBERT AUST Ilustrasi jet ski.Adapun untuk pertandingan Aquabike Jetski World Championship akan dibagi menjadi dua kategori, yakni endurance world championship (endurance) dan circuit world championship (circuit).
Kategori endurance diadakan pada hari pertama hingga ketiga dengan lokasi di Kabupaten Karo, Dairi, dan Simalungun. Kategori ini diadakan di sirkuit tertutup sepanjang tiga kilometer dengan batas waktu maksimal satu jam.
Sementara itu untuk kategori circuit akan diselenggarakan pada hari keempat dan kelima di Kabupaten Samosir tepatnya di Waterfront City Pangururan, Samosir.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, penyelenggaraan event ini tidak hanya akan meningkatkan kunjungan wisatawan, tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dengan tumbuhnya ekonomi kreatif dan sektor UMKM.
"Kami berharap event ini semakin meningkatkan citra bangsa dan pariwisata Indonesia di internasional secara luas serta memberikan multiplier effect yang besar pada perekonomian daerah," kata pria yang akrab disapa Tiko itu.