Hash Entertainment Kucurkan Dana ke The Love Management, Siap Cetak Content Creator Terkenal
Hash Entertainment mengucurkan dana investasi ke The Love Management. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan talent management demi mencetak content creator terkenal di Indonesia dan mancane
(InvestorID) 04/11/24 03:05 17436105
JAKARTA, investor.id - Hash Entertainment mengucurkan dana investasi ke The Love Management. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan talent management demi mencetak content creator terkenal di Indonesia dan mancanegara.
“Hash Entertainment sudah hampir 8 tahun bergerak di bidang influencer marketing live streaming dan kini kami berinvestasi di The Love Management untuk mengembangkan talent management karena secara bisnis memang potensinya besar banget,” kata Business Partner Hash Entertainment, Jayant, kepada Investor Daily baru-baru ini.
Soal berapa besar investasi yang dikucurkan, Jayant tak mau mengungkapkan. Namun, investasi itu, lanjut Jayant, di awal akan digunakan untuk mengembangkan 8 orang talent yang sudah bergabung. “Para talent content creator berasal dari berbagai minat bidang, mulai fashion, model, komedi, kebugaran, craft, hingga digital media,” ungkap Jayant.
Bidik Pasar Dalam dan Luar Negeri
Jayant mengungkapkan, pemilik brand saat ini semakin menyukai menggunakan content creator sebagai influencer untuk menarik pembeli produknya. “Ini karena masyarakat menyukai menonton video singkat,” ungkap Jayant.
Selain membidik pasar dalam negeri, Hash Management lewat The Love Management, juga siap membidik pasar luar negeri. “Kalau kita lihat industri media, ya bisa dihitung nih beberapa brand yang sudah masuk ke level global? Bisa dihitunglah berapa banyak, ya kan? Dulu, kita berpikir kita harus dorong brand-nya dulu masuk ke luar negeri, tapi ternyata pengalaman saya 5-6 tahun di bidang e-commerce membuktikan bahwa ini kayaknya medianya dulu yang harus masuk ke luar negeri,” kata Jayant.
“Jadi ya logikanya adalah kalau misalnya produk dari Indonesia mau masuk ke Singapura, ke Vietnam, maka bukan produknya dulu yang kita dorong, tapi kita mau memastikan konten para influencer kita kita itu sudah banyak ditonton di sana. Jadi setiap kali kita tempelin dengan sebuah produk, itu pasti laku di sana,” jelas Jayant.
Karena itu, lanjut Jayant, ia kini mendorong para talent untuk membuat konten menghibur dan mengedukasi dengan bahasa Inggris.
“Target kita adalah mendorong produk Indonesia ke luar negeri, terutama Singapura dan Vietnam, berarti investasi keluar harus bisa bahasa Inggris. Kemudian harapannya adalah penonton mereka paling aktif masih dominan yang bervideo, Jadi yang videonya cepat-cepat bisa di-scrolling itu ya masih dominan,” ungkap Jayant.
Bangun Identitas
Setelah 8 talent, The Love Management siap mengembangkan para content creator lain yang mau bergabung. “Kami siap menjemput bola bagi para conten creator yang sudah berjalan. Syaratnya, mereka harus sudah mengembangkan diri dulu, minimal punya 10 ribu atau 20 ribu follower, baru kita bakal wah kelihatan nih ini orang berpotensi dan kelihatan ini penonton videonya siapa,” ujar Direktur Utama The Love Management, Erick.
Taak hanya itu, Jayant menegaskan siap membantu para content creator untuk sukses bersama-sama. “Di sini, kami juga siap membantu para talent untuk sukses dengan membangun identitas atau karakternya yang khas. Ada kalanya para stag membuat ide, nah, kita akan bantu menciptakan ide-ide agar konten mereka segar dan update terus,” ujar Jayant.
Avan, partner di The Love Management, yang sudah sukses menjadi content creator di bidang kebugaran dengan 3 juta follower, memaparkan ada kalanya content creator kehabisan ide membuat konten menarik.
“Pengalaman saya ketika stag membuat ide adalah mencoba mengadopsi sesuatu yang sedang update atau viral ke cerita yang disesuaikan dengan identitas atau karakter saya sebagai content creator,” ujar Avan yang terkenal disebut Avan The Love.
Saat ini, tambah Erick, content creator pemula yang sudah bergabung di The Love Management, paling minim memiliki penghasilan Rp10-30 juta per bulan.
Ketika seorang content ceator sudah terkenal, jumlah follower dan penonton video konten-kontennya semakin banyak, dan banyak brand produk yang bekerja sama untuk iklan, berapa persentase bagi hasil yang didapat seorang content creator dan The Love Management?
“Untuk model bisnis pembagiannya, The Love Management memotong 20-30% dari content creator,” tandas Erick.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #talent-management #content-creator #influencer #hash-management #the-love-management #berita-ekonomi-terkini