Hash Entertainment mengucurkan dana investasi ke The Love Management. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan talent management demi mencetak content creator terkenal di Indonesia dan mancane [623] url asal
JAKARTA, investor.id - Hash Entertainment mengucurkan dana investasi ke The Love Management. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan talent management demi mencetak content creator terkenal di Indonesia dan mancanegara.
“Hash Entertainment sudah hampir 8 tahun bergerak di bidang influencer marketing live streaming dan kini kami berinvestasi di The Love Management untuk mengembangkan talent management karena secara bisnis memang potensinya besar banget,” kata Business Partner Hash Entertainment, Jayant, kepada Investor Daily baru-baru ini.
Soal berapa besar investasi yang dikucurkan, Jayant tak mau mengungkapkan. Namun, investasi itu, lanjut Jayant, di awal akan digunakan untuk mengembangkan 8 orang talent yang sudah bergabung. “Para talent content creator berasal dari berbagai minat bidang, mulai fashion, model, komedi, kebugaran, craft, hingga digital media,” ungkap Jayant.
Bidik Pasar Dalam dan Luar Negeri
Jayant mengungkapkan, pemilik brand saat ini semakin menyukai menggunakan content creator sebagai influencer untuk menarik pembeli produknya. “Ini karena masyarakat menyukai menonton video singkat,” ungkap Jayant.
Selain membidik pasar dalam negeri, Hash Management lewat The Love Management, juga siap membidik pasar luar negeri. “Kalau kita lihat industri media, ya bisa dihitung nih beberapa brand yang sudah masuk ke level global? Bisa dihitunglah berapa banyak, ya kan? Dulu, kita berpikir kita harus dorong brand-nya dulu masuk ke luar negeri, tapi ternyata pengalaman saya 5-6 tahun di bidang e-commerce membuktikan bahwa ini kayaknya medianya dulu yang harus masuk ke luar negeri,” kata Jayant.
“Jadi ya logikanya adalah kalau misalnya produk dari Indonesia mau masuk ke Singapura, ke Vietnam, maka bukan produknya dulu yang kita dorong, tapi kita mau memastikan konten para influencer kita kita itu sudah banyak ditonton di sana. Jadi setiap kali kita tempelin dengan sebuah produk, itu pasti laku di sana,” jelas Jayant.
Karena itu, lanjut Jayant, ia kini mendorong para talent untuk membuat konten menghibur dan mengedukasi dengan bahasa Inggris.
“Target kita adalah mendorong produk Indonesia ke luar negeri, terutama Singapura dan Vietnam, berarti investasi keluar harus bisa bahasa Inggris. Kemudian harapannya adalah penonton mereka paling aktif masih dominan yang bervideo, Jadi yang videonya cepat-cepat bisa di-scrolling itu ya masih dominan,” ungkap Jayant.
Bangun Identitas
Setelah 8 talent, The Love Management siap mengembangkan para content creator lain yang mau bergabung. “Kami siap menjemput bola bagi para conten creator yang sudah berjalan. Syaratnya, mereka harus sudah mengembangkan diri dulu, minimal punya 10 ribu atau 20 ribu follower, baru kita bakal wah kelihatan nih ini orang berpotensi dan kelihatan ini penonton videonya siapa,” ujar Direktur Utama The Love Management, Erick.
Taak hanya itu, Jayant menegaskan siap membantu para content creator untuk sukses bersama-sama. “Di sini, kami juga siap membantu para talent untuk sukses dengan membangun identitas atau karakternya yang khas. Ada kalanya para stag membuat ide, nah, kita akan bantu menciptakan ide-ide agar konten mereka segar dan update terus,” ujar Jayant.
Avan, partner di The Love Management, yang sudah sukses menjadi content creator di bidang kebugaran dengan 3 juta follower, memaparkan ada kalanya content creator kehabisan ide membuat konten menarik.
“Pengalaman saya ketika stag membuat ide adalah mencoba mengadopsi sesuatu yang sedang update atau viral ke cerita yang disesuaikan dengan identitas atau karakter saya sebagai content creator,” ujar Avan yang terkenal disebut Avan The Love.
Saat ini, tambah Erick, content creator pemula yang sudah bergabung di The Love Management, paling minim memiliki penghasilan Rp10-30 juta per bulan.
Ketika seorang content ceator sudah terkenal, jumlah follower dan penonton video konten-kontennya semakin banyak, dan banyak brand produk yang bekerja sama untuk iklan, berapa persentase bagi hasil yang didapat seorang content creator dan The Love Management?
“Untuk model bisnis pembagiannya, The Love Management memotong 20-30% dari content creator,” tandas Erick.
Bahkan saat ini cukup banyak kaum hawa yang menggeluti pekerjaan sebagai kreator konten di bidang kecantikan. Tua hingga muda pun berlomba-lomba untuk mendapatkan engagement yang tinggi pada kontennya.
Group Head Digital Transformation ParagonCorp Tessi Fathia Adam membagikan beberapa tips untuk menjadi konten kreator kecantikan. Simak selengkapnya.
Tips jadi kreator konten kecantikan
1. Percaya diri
Tessi mengungkap, percaya diri menjadi modal utama yang dibutuhkan oleh kreator konten untuk tampil memukau di depan kamera.
Khususnya sebagai kreator konten kecantikan, ia menyarankan untuk memakai makeup sesuai dengan gaya dan kesukaan. Sebab, hal ini mampu meningkatkan rasa percaya diri seseorang.
“Dengan makeup yang berkualitas, tampilan sang content creator tentunya bisa jauh lebih proper dan cantik di depan kamera. Hal ini berpengaruh pada kepercayaan diri seseorang juga,” kata Tessi dalam Press Conference The Opening of OMG Creators Festival 2024, di Margo City Mall, Depok, Kamis (26/9/2024).
2. Kreatif
Selain itu, kreator konten kecantikan juga harus memiliki ide-ide konten yang kreatif. Sehingga setiap konten yang diproduksi bisa mengundang banyak penonton dan tidak membuat bosan.
"Selain paham soal dunia kecantikan, seorang content creator tentunya harus memiliki kreativitas untuk mengeksekusi kontennya,” jelas dia.
Tessi menilai, kreativitas bisa menunjukkan ciri khas seseorang. Hal ini bisa terlihat dari cara penyampaiannya atau bahkan cara kreator konten kecantikan mengedit video-videonya.
"Jadi kreativitas ini sangat penting karena banyak orang pengen jadi content creator tapi tidak menuangkan keunikan dan ciri khasnya melalui kontennya,” ujar Tessi.
3. Konsisten
Ia menambahkan bahwa kedua point di atas tidak akan maksimal jika tidak diimbangi konsistensi beauty content creator untuk mengunggah konten.
Semakin banyak konten yang dibuat dan disertai dengan konsistensi mengunggahnya, maka kamu akan lebih mudah untuk dikenal khalayak.
Tessi mengimbau agar tidak hanya mengunggah konten sesuai dengan keinginan saja.
“Enggak bisa kalau mau jadi content creator tapi uploadnya sesuai mood aja. Itu kemungkinan besar akan merusak algoritma konten ya, makanya harus konsisten,” tambahnya.
Bukan cuma konsisten membuat konten, ia juga mengatakan betapa pentingnya kreator konten untuk terus belajar tren dan hal baru mengenai media sosial.
“Selain itu juga penting untuk konsisten belajar, bisa belajar untuk mendapatkan ilmu baru soal tren baru atau gaya editing yang tren seperti apa,” tandas Tessi.
Profesi influencer kini makin ditekuni banyak orang. Jalan-jalan, makan enak, dan belanja dengan diskon khusus, menjadi salah satu privilege (kelebihan) yang didapat. - Halaman all [342] url asal
JAKARTA, investor.id – Profesi influencer kini makin ditekuni banyak orang. Jalan-jalan, makan enak, dan belanja dengan diskon khusus, menjadi salah satu privilege (kelebihan) yang didapat.
“Salah satu keuntungan yang didapat menjadi influncer gaya hidup adalah dapat diskon belanja, dapat free parking, dapat VIP rest room kalau mau ganti baju atau touch up make up seperti yang sekarang ini diberikan di Program Pacific Nova,” kata influencer gaya hidup, Jovi Adhiguna, di sela peluncuran program Pacific Nova di Pacific Place, Jakarta, Jumat (13/9/2024).
Vice President of Marketing PT Pacific Place Jakarta, Lady Samantha mengatakan, untuk meningkatkan pengunjung mal, pihaknya melakukan berbagai strategi, termasuk menggunakan influencer atau content creator.
Influencer Boleh Promosikan Kripto, Ada Syaratnya
“Jumlah pengunjung saat ini belum balik ke angka di masa sebelum (pandemi) Covid-19. Namun sudah ada progress kenaikan 30-40%,” ungkap Lady Samantha.
Karena itu, untuk menggairahkan mal, Pacific Place meluncurkan program terbaru Pacific Nova.
“Ini program eksklusif pertama di Indonesia yang dirancang untuk para influencer. Tujuannya untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan komunitas influencer dan memberikan pengalaman berbelanja yang tak terlupakan di pusat perbelanjaan yang terletak di jantung Ibukota,” kata Lady Samantha yang menyebut program ini untuk menyambut ulang tahun ke-17 Pacific Place pada November 2024.
Selama periode pertama program, mulai dari 22 November 2024 hingga 28 Februari 2025, 50 orang influencer terpilih akan menikmati berbagai fasilitas dan penawaran istimewa dari Pacific Place Mall dan para tenantnya.
Untuk periode pertama, program ini mengundang 3 orang influencer, yakni Ayla Dimitri, Jovi Adhiguna, dan Tities Sapoetra. Mereka dapat menikmati berbagai privilege Pacific Nova dalam masa pre-launching.
Sejumlah tenant pun berpartisipasi dalam program ini, antara lain Baskin Robbins, Clarins, Furla, Galeries Lafayette, Giordano Ladies, Gyukaku Prime, Harlan & Holden Fashion & Café, Kamlai, Kidzania, Osteria Gia, Pinko, Romano Gelato, Shaburi – Kintan, The Coffee Bean & Tea Leaf, The North Faces, Tory Burch, TWG Tea Indonesia, Wendy’s, Yakiniku Like, Yves Rocher, dan masih banyak lagi.
Dari coba-coba ternyata bisa jadi ladang penghasilan yang juga memberdayakan banyak orang? Itulah awal mula kisah Lila Azmina, seorang wanita berusia 37 tahun dari Surabaya, yang berhasil memanfaatkan Shopee Live untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan keluarga.
Sebagai seorang ibu dua anak yang sehari-hari di rumah, Lila terus berusaha mencari kegiatan yang produktif dan bermanfaat di sela-sela waktu yang ia miliki. Hingga akhirnya sang suami merekomendasikan peluang yang menarik dengan bergabung bersama Shopee Affiliate Program.
"Semua impian bisa dicapai, asalkan ada niat, kemauan dan dukungan dari keluarga maupun orang terdekat. Awalnya saya kira ini hanyalah ungkapan semata sampai saya merasakannya sendiri. Sejak bergabung bersama Shopee Affiliate Program dan Shopee Live, kehidupan saya sebagai ibu rumah tangga tidaklah lagi sama," ujar Lila, Kamis (7/8/2024).
Dedikasi dan komitmen penuh untuk terus belajar dan mengembangkan manfaat sebagai seorang affiliate, Lila kini berhasil meraih komisi ratusan juta rupiah setiap bulannya melalui Shopee Live, dan juga bisa membantu lebih banyak orang untuk meraih kesempatan seperti dirinya.
Awalnya Lila merasa enggan untuk memulai kesempatan ini. Bagaimana tidak, terbiasa sehari-hari di rumah, ia tidak memiliki kemampuan untuk tampil dan berbicara di depan kamera dengan rasa percaya diri.
Namun, setelah terinspirasi dari beberapa kreator lain yang lebih dulu terjun di dunia ini, bahkan artis yang sudah sukses tetapi masih konsisten mencoba peluang ini, akhirnya Lila memberanikan diri untuk memulai perjalanannya menjadi Shopee Affiliate.
Setelah beberapa bulan dijalankan, ternyata hal ini malah menjadi minat baru yang dapat Lila tekuni dan juga memberikan hasil yang jauh di atas perkiraan. Bahkan, atas kerja kerasnya selama ini, Lila berhasil menjadi salah satu kreator Shopee Live yang bergabung dalam rangkaian sesi live streaming pada kampanye 8.8 Shopee Live Maraton Sale.
"Saya tetap bisa di rumah tetapi sambil berkarya dan menghasilkan pencapaian luar biasa yang meningkatkan kualitas hidup kami sekeluarga. Tidak hanya pencapaian dari sisi pendapatan komisi yang mencapai ratusan juta perbulannya, namun saya juga bisa menciptakan wadah bagi orang di sekitar saya untuk mendapatkan kesempatan yang sama dengan Shopee Live," ujar Lila.
"Saya percaya bahwa dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, kita dapat menciptakan lebih banyak kesempatan bagi kreator-kreator untuk berkembang dan mencapai kesuksesan di Shopee," imbuhnya.
Bagi Tips Live Streaming di Shopee Live
Hal pertama yang dilakukan oleh Lila setelah bergabung menjadi Shopee Affiliate adalah menjalankan sesi live streaming-nya di Shopee Live. Walaupun belum memahami dan terbiasa dengan fitur ini, ia tidak berhenti untuk mencari tahu, mengatur strategi dan mengembangkan kemampuannya hingga bisa membawa toko Kak Lila semakin dikenal.
Ditambah dengan tampilan fitur yang sangat memudahkan dan banyaknya variasi produk dari berbagai mitra brand dan penjual terpercaya, semakin memudahkan Lila dalam menyusun etalase produk sehingga konsumen memiliki banyak pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Sejak awal Lila juga berfokus untuk menyediakan pilihan produk dari kategori Perlengkapan Rumah melalui setiap sesi live streaming-nya di Shopee Live. Potensi market di kategori ini terbilang cukup besar, serta produknya pun disukai oleh segala usia dan digunakan dalam segala fase kehidupan. Masyarakat yang belum menikah hingga sudah berkeluarga dan punya anak tetap memiliki kebutuhan untuk membeli produk perlengkapan rumah.
Tidak hanya itu, sebagai ibu rumah tangga, produk dari kategori ini merupakan produk yang dekat dengan keseharian nya dan sering digunakan, sehingga Lila mampu memberikan review dan rekomendasi produk yang relevan. Dan dari berbagai tipe produk perlengkapan rumah yang sering ia rekomendasikan, peralatan memasak seperti panci, chopper dan spatula menjadi produk yang paling populer dan banyak dibeli oleh para penonton setia sesi live streaming Lila.
"Semua produk yang akan dikenalkan melalui toko saya tentunya telah melalui dan lolos quality control dari saya sendiri. Jadi saya harus mencoba produknya terlebih dahulu sebelum dijual. Karena bagi saya, salah satu teknik terpenting yang saya terapkan adalah dengan menceritakan pengalaman pribadi saat menggunakan produk yang ditawarkan. Melalui cerita ini, saya dapat membangun kepercayaan dengan para penonton, menunjukkan manfaat produk secara nyata, dan membantu mereka membuat keputusan pembelian yang lebih meyakinkan," tambah Lila.
Bergabung bersama Shopee Live telah membuka banyak pintu baru bagi Lila, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan baru dan memberikan kesempatan berkembang untuk lebih banyak orang.
Mengawali dari dirinya yang dibantu oleh 3 orang, kini timnya telah berkembang menjadi 9 host, 3 admin, dan tim konten yang solid sehingga akun toko Kak Lila bisa menayangkan sesi live streaming dari jam 5 pagi hingga 12 malam setiap hari. Dedikasi dan kerja keras Lila bersama tim ternyata tidak sia-sia dan bisa mengantarkan akun toko Kak Lila meraih posisi 10 besar Kreator Lifestyle di Shopee Live.
Dalam rangkaian kampanye 8.8 Shopee Live Maraton Sale, Lila terpilih sebagai salah satu kreator Shopee Live yang akan menghadirkan sesi live streaming spesial dan memberikan rekomendasi produk unggulan dengan harga spesial.
Lila telah menyeleksi brand-brand terbaik dari kategori perlengkapan rumah dan lainnya yang akan ditampilkan di sesi Shopee Live pada 7 Agustus 2024 mendatang. Melalui akun toko Kak Lila, dirinya juga akan memberikan kesempatan kepada penonton setia nya untuk mendapatkan satu unit motor, rice cooker, hingga TV hanya dengan harga Rp 8.000.
Ingin menginspirasi dan membantu lebih banyak orang untuk bisa meraih kesempatan seperti dirinya, saat ini Lila juga sedang aktif membangun wadah untuk memberikan pelatihan dan membantu para kreator pemula untuk bisa menjalani kesuksesan mereka di Shopee. Selain pembinaan dan pengembangan bakat, melalui wadah ini Lila juga akan memberikan dukungan dalam hal promosi, manajemen konten, serta strategi pemasaran untuk membekali mereka dengan keterampilan tepat yang dibutuhkan di era digital saat ini.
"Banyak sekali hal yang telah saya dapatkan setelah menjadi kreator Shopee Live, baik dari segi material maupun non-material. Pencapaian yang tidak pernah terbayangkan oleh saya sebelumnya. Dan yang paling penting, saya merasa menjadi seorang ibu yang produktif dan pribadi yang bermanfaat bagi orang lain," ujar Lila.
"Memanfaatkan peluang dari Shopee Affiliate Program dan Shopee Live tidak hanya memberikan saya penghasilan yang luar biasa, tetapi juga rasa kepuasan karena dapat berkontribusi positif dalam kehidupan banyak orang," tutup Lila.
Kamu bisa bergabung melalui tautan https://shopee.co.id/m/affiliates atau mencari kata kunci 'Shopee Affiliate Program' pada fitur pencarian di aplikasi Shopee.
Konten kreator bergenre horor Detektif Astral (DA) meraup total keuntungan hingga lebih dari Rp100 juta hanya dalam waktu dua hari setelah kontennya rilis. [395] url asal
Jakarta: Konten kreator bergenre horor Detektif Astral (DA) meraup total keuntungan hingga lebih dari Rp100 juta hanya dalam waktu dua hari setelah kontennya rilis. Konten horor berjudul ‘Melawan Iblis Terkuat di Piramida Antartika’ yang rilis di aplikasi Noice ini telah ditonton lebih dari 6.000 orang.
Konten kreator Detektif Astral Bou mengatakan, dalam konten ini mereka pertama kalinya menghadirkan video investigasi tanpa sensor untuk melawan iblis terkuat di Piramida Antartika. Detektif Astral mengungkap konspirasi para elite global tentang rekayasa genetika manusia di sana.
“Sejauh ini respons dari audiens sangat baik dan puas karena banyak hal yang kami hadirkan secara eksplisit, belum pernah ada di konten DA lainnya,” kata Bou dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 20 Juli 2024. Selain mengungkap rahasia tentang rekayasa genetika manusia di Piramida Antartika, konten berdurasi 2,5 jam ini juga membuka persiapan dari Detektif Astral untuk berperang besar melawan pasukan Iblis tier 1 di Piramida Antartika setelah sebelumnya melakukan riset terkait konspirasi yang ada di benua tersebut.
Sebagai platform streaming konten, Noice mendukung para konten kreator lokal untuk bisa tumbuh dan hidup dari karya. Salah satu dukungan Noice adalah fitur monetisasi yang bisa digunakan oleh para kreator melalui skema konten berbayar (VIP episode dan early access) hingga kolaborasi dengan brand atau pengiklan.
Chief Business Officer (CBO) Noice Niken Sasmaya menyebut, Detektif Astral adalah salah satu contoh konten kreator yang sangat cerdas dalam membangun komunitas yang loyal. Mereka selalu fokus untuk membuat konten berkualitas dan selalu menjaga kedekatan dengan para pendengarnya.
“Para konten kreator bisa mendapatkan potensi monetisasi di luar iklan dengan cara menjual konten-konten terbaiknya kepada penggemar loyal mereka. Kami berharap kedepannya akan lebih banyak lagi cerita sukses dari konten kreator Noice untuk bisa menumbuhkan industri kreatif di tanah air menjadi lebih besar lagi,” kata Niken.
Detektif Astral adalah konten kreator bergenre horor yang dibentuk pada akhir 2020. Terdiri dari Bou sebagai presenter serta Willy dan Jesslyn yang merupakan praktisi supranatural dan memiliki kemampuan indigo, konten Detektif Astral dapat meraih rata-rata lebih dari 3.000 listeners dari sesi live stream di aplikasi Noice.
Adapun konten spesial Detektif Astral dapat ditonton di aplikasi Noice hanya dengan Rp25 ribu atau setara dengan 125 Noice Coins. Selain Detektif Astral, terdapat banyak kreator lainnya yang telah berhasil meraih penghasilan besar hingga ratusan juta melalui konten podcast berbayar di aplikasi Noice.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa hampir 10 juta penduduk Indonesia generasi Z (Gen Z) berusia 15-24 tahun menganggur atau tanpa kegiatan. Padahal, di era serba digital, ada peluang peke [616] url asal
JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa hampir 10 juta penduduk Indonesia generasi Z (Gen Z) berusia 15-24 tahun menganggur atau tanpa kegiatan. Padahal, di era serba digital, ada peluang pekerjaan yang bisa dilakukan dan cocok untuk Gen Z
“Angka pengangguran Gen-Z mengagetkan kita semua, pasalnya generasi satu ini sebagai generasi yang adaptif, melek teknologi, dan kreatif," ujar CEO LapakChina, Kevin PJ, dalam keterangan tertulis, Kamis (18/7/2024).
Melansir dari Satudata Kemnaker, pada periode 2021-2023, jumlah angkatan kerja di Indonesia meningkat sebanyak 7,56 juta orang atau sekitar 5,39%. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin bertambahnya ketersediaan pasokan tenaga kerja di Indonesia.
Karenanya, di era yang serba canggih seperti saat ini, perusahaan-perusahaan juga ikut meng-upgrade bisnis mereka supaya tidak tertinggal dengan pesaing. Ini menjadi nilai tambah untuk para Gen-Z yang memiliki lebih banyak inovasi serta up to update di bidang teknologi dan digital, dibanding generasi sebelumnya.
"Jadi, ada juga kok berbagai jenis pekerjaan yang cocok untuk generasi Z, seperti menggunakan era digital dan tidak perlu khawatir habisnya lapangan pekerjaan ya," tutur Kevin.
Berikut ini 5 jenis pekerjaan yang cocok untuk para generasi Z:
1. Content Creator
Seorang yang membuat suatu informasi maupun karya dengan tujuan untuk disebarluaskan melalui media digital. Gen-Z berperan penting dalam mengisi Berbagai konten up to date dan memiliki tujuan seperti dalam bentuk music, suara, video, gambar, dan tulisan.
Mengingat saat ini perkembangan teknologi sudah baik dan mulai menginjak era digital, semua kegiatan mudah dilakukan dan canggih. Profesi content creator ini tentu dibutuhkan. Bukan tanpa alasan, karena perusahaan akan mudah menyebarluaskan informasi ke para target audiens.
2. Virtual Assistant(VA)
Era digital sudah membawa kita dalam segala aspek kehidupan termasuk cara kita bekerja. Profesi satu ini adalah profesi yang memanfaatkan teknologi digital dalam Berbagai individu maupun perusahaan untuk menjalankan tugas-tugas operasional maupun administratif.
Lowongan terhadap VA ini cukup meningkat dan generasi Z menjadi salah satu target para perusahaan.
3. Affiliate Marketing
Cara berjualan baru yang sedang hype di kalangan anak muda, termasuk cocok untuk para generasi Z. Affiliate marketing merupakan sebuah program di mana Anda bisa mempromosikan produk atau jasa dari brand-brand tertentu. Anda akan mendapatkan komisi dari setiap pembelian. Besar komisinya nanti bervariasi tergantung dari persentase serta harga produk.
Model bisnis satu ini menjadi pilihan popular untuk salin mencapai tujuan bersama dan saling mendukung. Affiliate Marketing termasuk dalam strategi pemasaran yang menarik minat banyak orang saat ini.
4. Social Media Specialist
Seorang yang memiliki tanggung jawab dalam membuat konten digital dalam bentuk gambar, video, dan text. Membuat ide konten yang unik dan menarik untuk meningkatkan audiens. Pada perusahaan, profesi satu ini masuk ke dalam departemen marketing dan mempunyai leader untuk memberikan arahan yang benar.
Generasi Z bisa menjadikan referensi yang baik untuk jenis pekerjaan satu ini, karena akan dituntut untuk bisa catch-up dengan tren yang lagi ramai di media sosial. Jangan lupa juga ya, kamu harus bisa mengembangkan tren itu jadi sebuah konten yang bisa mengundang ketertarikan audiens di tempat kamu bekerja.
5. International Dropshipping
Tidak sedikit generasi Z yang sukses membangun usaha. Bepikir untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan bukan mencari pekerjaan. Profesi satu ini sangat disarankan. Bangun usaha pintar tanpa modal dan mendapatkan keuntungan hingga ratusan juta.
Gen Z mislanya bisa menjadi International Dropshipping di salah satu perusahaan startup Lapak China. "Kami membuka model bisnis di mana Anda tidak harus menyimpan stok barang yang dijual," ujar Kevin JP.
"Jadi untuk para generasi Z, saya rasa sangat cocok karena poin-poin yang sangat menguntungkan, seperti tidak memerlukan modal, risiko yang rendah, fleksibilitas lokasi, dan fokus dengan pemasaran," tutup Kevin.