OJK Prediksi Kredit Perbankan Tumbuh Double Digit tapi Laba Melambat di Sisa Tahun 2024
Data OJK menunjukkan, penyaluran kredit perbankan tumbuh kian melambat hingga September 2024, ke level 10,85 persen secara tahunan.
(Kompas.com) 04/11/24 06:00 17443255
JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi, penyaluran kreditperbankan masih tumbuh "double digit" di kuartal terakhir tahun 2024. Meskipun demikian, pertumbuhan laba industri bakal melambat.
Data OJK menunjukkan, penyaluran kredit perbankan tumbuh kian melambat hingga September 2024, ke level 10,85 persen secara tahunan.
Angka pertumbuhan ini menjadi yang terendah sepanjang 2024.
KOMPAS.com/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam acara Peluncuran Panduan Resiliensi Digital, Selasa (20/8/2024).Meskipun demikian, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, laju pertumbuhan perbankan masih berada dalam target yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
Pertumbuhan itu pun sesuai dengan perhitungan OJK yang dilakukan lewat Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK.
"Sehingga pertumbuhan kredit di triwulan IV-2024 diproyeksikan tumbuh cukup stabil dan target pencapaian kredit sesuai proyeksi OJK, yaitu antara range 9 sampai 11 persen," tutur Dian, dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK, dikutip Senin (4/11/2024).
Pertumbuhan kredit itu pun akan diikuti oleh kenaikan laba bersih industri perbankan. Akan tetapi, Dian bilang, laju pertumbuhan laba perbankan bakal melambat.
Lebih lambatnya pertumbuhan laba perbankan utamanya disebabkan oleh biaya dana atau cost offund (COF) perbankan yang tinggi. Akibatnya, kemampuan perbankan untuk menghasilkan pendapatan bunga bersih tergerus.
"Laba perbankan juga masih akan tumbuh, meskipun pertumbuhannya lebih rendah dari sebelumnya," ujar Dian.