IHSG Menguat di Awal Pekan, Rupiah Melemah di Pasar Spot Halaman all
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (4/11/2024). Halaman all?page=all
(Kompas.com) 04/11/24 09:54 17460096
JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (4/11/2024).
Sementara, mata uang garuda pagi ini melemah pada perdagangan pasar spot.
Melansir data RTI, pukul 09.01 WIB, IHSG bergerak di posisi 7.525,13. IHSG menguat 19,88 poin (0,26 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 7.505,25.
SHUTTERSTOCK/JIRAPONG MANUSTRONG Ilustrasi saham, pasar saham, transaksi saham.
Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 270,13 miliar dengan volume 368,07 juta saham.
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, pekan ini akan jadi tantangan dengan adanya pemilu AS besok.
Tingginya volatilitas akan membuat pelaku pasar dan investor cenderung memilih wait and see, sembari mencermati data ekonomi yang ada.
Sementara itu, dari dalam negeri, pemerintah melalui Kementerian ESDM menargetkan 147 smelter beroperasi pada tahun ini.
Target tersebut ditetapkan lantaran Indonesia memiliki tiga sumber daya alam terbesar di dunia, yaitu timah, nikel, dan bauksit.
"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.465–7.500. Level 7.500 akan menjadi level penting untuk bisa bangkit," kata dia dalam analisisnya, Senin (4/11/2024).
Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menjelaskan, IHSG masih ditutup di atas support Fibonacci 7.501, yang mempertahankan peluang untuk memulai pembalikan tren pada pekan ini.
#saham #ihsg #nilai-tukar-rupiah #ihsg-menguat #rupiah-melemah