Efek Buruk Politik Balas Budi dalam Tubuh BUMN Sektor Energi
Perombakan jajaran Direksi dan Komisaris PT Pertamina dinilai semakin mencerminkan pola politik 'balas budi' dalam kepemimpinan Prabowo- Gibran.
(Kontan-Industri) 04/11/24 19:51 17469225
Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perombakan jajaran Direksi dan Komisaris PT Pertamina (Persero) yang dilakukan melalui melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hari ini, Senin (04/11) dinilai semakin mencerminkan pola politik \'balas budi\' dalam kepemimpinan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Ali Ahmudi Achyak, Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS) perombakan ini sejatinya bukanlah keputusan sepihak dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini, Erick Thohir.
"Ini bukan keputusan Erick Thohir pribadi, tapi kebijakan yang menjadi kebiasaan pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto dan partai penguasa," ungkap Ali kepada Kontan, Senin (04/11).
Ia menambahkan, pola politik balas budi atau dagang sapi dimasa pemerintahan Prabowo-Gibranbukan hanya di kabinet terkait pembagian jatah menteri, namun juga merambat pada jabatan-jabatan tinggi di BUMN, termasuk BUMN sektor energi.
#pt-pertamina #mind-id #perombakan-direksi #pola-politik #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #energi #n-a
https://industri.kontan.co.id/news/efek-buruk-politik-balas-budi-dalam-tubuh-bumn-sektor-energi