Rampungkan Restrukturisasi Utang Rp 11,1 T, VIVA Bakal Fokus Pengembangan Bisnis Halaman all
Setelah menyelesaikan restrukturisasi utang, VIVA berkomitmen untuk fokus pada pengembangan bisnis dan inovasi di industri media. Halaman all
(Kompas.com) 05/11/24 08:41 17510259
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Visi Media Asia Tbk atau VIVA mengumumkan penyelesaian restrukturisasi kewajiban pembayaran utang empat perusahaan yang tergabung dalam Grup VIVA, yaitu PT Visi Media Asia Tbk, PT Intermedia Capital Tbk, PT Lativimedia Karya, dan PT Cakrawala Andalas Televisi.
Nilai utang yang direstrukturisasi sebesar total Rp 11,1 triliun.
Langkah ini dicapai melalui proses pemungutan suara atas proposal rencana perdamaian yang diajukan oleh Grup VIVA kepada para kreditornya dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, pada Senin (4/11/2024).
Proposal rencana perdamaian yang mencakup usulan restrukturisasi utang keempat perusahaan tersebut telah disetujui oleh seluruh kreditur, baik kreditor konkuren (utang usaha) maupun kreditur separatis (utang bank dengan jaminan), termasuk para kreditur lembaga keuangan asing.
Kesepakatan tersebut menunjukkan kepercayaan yang besar para pemangku kepentingan terhadap prospek usaha Grup VIVA.
Direktur PT Visi Media Asia Tbk, Neil Tobing, menyampaikan terima kasih kepada para kreditor dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan dan kesabaran yang diberikan selama proses PKPU berlangsung.
“Dengan selesainya proses restrukturisasi ini, Grup VIVA akan memfokuskan upayanya pada pengembangan usaha ke depan, yaitu mencakup bisnis di bidang penyiaran televisi, digital, konten, dan kegiatan off-air untuk menjawab kebutuhan pasar dan menghadirkan inovasi baru bagi pemirsa serta mitra bisnis kami,” ujar Neil dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (5/11/2024).
Neil menambahkan, dengan selesainya proses restrukturisasi utang Grup VIVA ini, maka struktur permodalan perusahaan akan menjadi jauh lebih baik, sehingga dapat mendukung upaya-upaya strategis pengembangan bisnis perusahaan ke depan.
Dalam menyongsong masa depan yang menjanjikan, Grup VIVA juga meminta dukungan dari seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses restrukturisasi ini, termasuk vendor-vendor yang setia bekerja sama, selain pihak-pihak lain, agar target-target yang sudah dicanangkan dapat dicapai.
Neil mengungkapkan, untuk memperkuat kapabilitas perusahaan, VIVA juga akan merekrut talenta-talenta baru yang berpengalaman di bidangnya, serta terus mengembangkan potensi lebih dari 2.000 karyawan yang saat ini sudah menjadi bagian dari Grup VIVA.
“Kami optimistis langkah ini akan memperkuat posisi VIVA sebagai pemain terdepan di industri media. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi serta beradaptasi dengan dinamika pasar yang semakin digital,” tutup Neil.
#restrukturisasi-utang #pengembangan-bisnis #viva #neil-tobing