Ditarget Beres Akhir 2024, Progres Underpass Joglo di Solo 78 Persen
Proyek ini merupakan bagian dari upaya untuk mengurai kemacetan di Simpang Joglo. Halaman all
(Kompas.com) 06/11/24 13:44 17574930
KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sedang melaksanakan pembangunan Underpass Joglo di Surakarta/Solo, Provinsi Jawa Tengah.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya untuk mengurai kemacetan di Simpang Joglo, area dengan pertemuan tujuh ruas jalan dan perlintasan sebidang yang sering kali menyebabkan antrean panjang kendaraan hingga mencapai 500 meter di setiap titik pertemuan ruas jalan.
Dikutip dari laman Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga pada Rabu (6/11/2024), progres Underpass Joglo telah mencapai 78,3 persen.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka juga telah melakukan kunjungan kerja pada proyek tersebut pada Sabtu (2/11/2024).
Gibran menyampaikan pentingnya penyelesaian proyek tepat waktu demi kelancaran mobilitas masyarakat, dan berharap pekerjaan pembangunan underpass yang ditargetkan selesai akhir tahun ini dapat segera memberikan manfaat bagi pengguna jalan dan masyarakat.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-D.I.Yogyakarta, Khusairi menjelaskan, pembangunan Underpass Joglo yang dilaksanakan mulai November 2023 ditargetkan selesai pada Desember 2024.
Untuk memastikan target pembangunan tercapai, pihaknya memerintahkan kepada Satuan Kerja (Satker), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan penyedia jasa konstruksi Hutama-WIKA, KSO, untuk melakukan percepatan dengan menambah jumlah pekerja dan peralatan.
Hadirnya underpass ini merupakan bagian dari penataan Simpang Joglo dan membantu mengatasi permasalahan lalu lintas.
"Dengan underpass ini, waktu tempuh melewati Simpang Joglo akan menjadi sekitar dua menit saja, sehingga kemacetan yang selama ini terjadi dapat diatasi," ujar Khusairi.
Direktur Pembangunan Jembatan, Ditjen Bina Marga, Rakhman Taufik menambahkan, Underpass Joglo yang dibangun dengan biaya Rp 284,7 miliar ini memiliki total panjang penanganan Underpass Joglo mencapai 1025 meter, termasuk struktur underpass sepanjang 450 meter dengan lebar 18,3 meter.
"Dengan penataan Simpang Joglo dan hilangnya perlintasan sebidang ini akan mengoptimalkan kelancaran arus lalu lintas di area tersebut," pungkasnya.