Ini Cara Kerja Pengujian Jembatan Sebelum Dioperasikan

Ini Cara Kerja Pengujian Jembatan Sebelum Dioperasikan

Dalam pelaksanaan uji beban jembatan, terdapat dua metode yang digunakan. Halaman all

(Kompas.com) 07/11/24 12:00 17661026

KOMPAS.com - Jembatan yang selesai dibangun atau diperbaiki tidak secara langsung bisa digunakan masyarakat.

Pasalnya, sebelum dioperasikan, jembatan harus melalui proses pemeriksaan kelayakan melalui uji beban.

Dikutip dari unggahan akun Instagram Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Kamis (7/11/2024), uji beban bertujuan mengetahui kemampuan beban maksimum dan memastikan keamanan struktur jembatan.

Dalam pelaksanaan uji beban jembatan, terdapat dua metode yang digunakan, yaitu statis dan dinamis. Berikut ulasan selengkapnya:

Dok. Kementerian PU Ilustrasi uji beban pada jembatan.

1. Uji beban statis

Uji beban statis menggunakan beban diam perupa banyak truk dengan muatan tertentu yang ditempatkan sejajar di tengah jembatan.

Uji beban statis meliputi pengukuran lendutan dan residunya, regangan elemen struktur, pergeseran bearing, pergerakan pile cap, dan gaya kabel.

Dok. Kementerian PU Ilustrasi uji beban pada jembatan.

2. Uji beban dinamis

Uji beban dinamis menggunakan beban yang bergerak yang dijalankan melewati balok untuk dianalisis benturan rodanya dengan aspal ketika melewati balok tersebut.

Uji beban dinamis meliputi pengukuran frekuensi, rasio redaman, dan Dynamic Amplification Factor (DAF).

#jembatan #uji-beban

https://www.kompas.com/properti/read/2024/11/07/120000621/ini-cara-kerja-pengujian-jembatan-sebelum-dioperasikan